Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Digalakkan, 'Urban Farming' Dapat Kurangi Jejak Karbon Transportasi

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 09:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Digalakkan, 'Urban Farming' Dapat Kurangi Jejak Karbon Transportasi Doc: ANTARA/HO-DKP
Ket. Warga Kota Tangerang sedang melakukan panen dari hasil kegiatan urban farming yang digalakkan oleh Dinas Ketahanan Pangan.

TANGERANG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengatakan urban farming atau pertanian perkotaan memiliki manfaat dalam mengurangi jejak karbon transportasi pengiriman pangan.

"Urban farming juga dapat meningkatkan ketersediaan makanan segar dan organik di perkotaan serta mempromosikan keberlanjutnan lingkungan dan ketahanan pangan," kata Muhdorun di Tangerang, Jumat (17/5).

Oleh karena itu Muhdorun mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk melakukan urban farming dimulai dari rumah sendiri, sehingga ketahanan pangan lokal di Kota Tangerang dapat terus terjaga.

Pasalnya salah satu upaya menjaga ketahanan pangan dan menghasilkan makanan lokal yang lebih sehat, urban farming dapat menjadi solusi.

Dengan memanfaatkan lahan yang ada di rumah, urban farming memudahkan masyarakat untuk mengonsumsi sayur dan buah yang sudah ditanam sendiri.

Ada beberapa metode urban farming seperti aquaponik, vertikultur, hidroponik, dan wall gardening.

"Dengan menanam sayur mayur dan buah-buahan secara mandiri dan organik di rumah, kita dapat mengetahui dan memaksimalkan proses penanaman agar saat panen menjadi makanan yang sehat," katanya

Ia juga menuturkan urban farming merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pertanian perkotaan.

"Masyarakat juga dapat berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah masing-masing untuk belajar bercocok tanam," kata Muhdorun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.