Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar UGM Sebut Kesehatan Hewan Kurban Dapat Dikenali dari Penampilan Fisik

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar UGM Sebut Kesehatan Hewan Kurban Dapat Dikenali dari Penampilan Fisik Doc: Antara/Azmi Samsul Maarif
Ket. Ilustrasi - Sejumlah hewan sapi disiapkan para perternak untuk dijadikan hewan kurban.

Yogyakarta - Dosen Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Panjono mengatakan masyarakat dapat memastikan kesehatan hewan kurban, khususnya sapi dengan mengenali penampilan fisik maupun tingkah lakunya.

"Penampilan fisik sapi kurban yang sehat antara lain, moncongnya segar, bersih, tidak berbuih, tidak berbau, dan tidak terlihat adanya luka," kata Panjono dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis.

Panjono menjelaskan, hewan kurban khususnya sapi yang sehat juga dapat dikenali pada tracak kaki yang menyerupai tempurung kelapa tertelungkup.

Selain itu, mata sapi tampak bersih, bersinar, tidak merah, tidak ada kotoran, pantat maupun anus juga bersih, serta tidak ada tanda-tanda mencret. "Kalau sapi mencret jelas itu tanda-tanda sakit," ujar dia.

Sementara itu, lanjut Panjono, dari tingkah laku, sapi yang sehat akan terlihat cukup aktif dan tidak lesu.

"Nafsu makannya bagus dan menunjukkan aktivitas memamah biak," kata dia.

Dia mengimbau, masyarakat jeli dan tidak sembarangan dalam memilih hewan kurban sebab syarat utama hewan kurban adalah sehat dan tidak cacat.

Panjono juga mengingatkan masyarakat atau panitia kurban bisa merawat dengan baik sapi kurban yang telah dibeli jauh hari.

Menurut dia, masyarakat bisa menitipkan kepada peternak sapi setelah dibeli dari pasar atau pedagang hewan kurban.

"Jangan sampai setelah dibeli dan dipelihara sapi justru menurun kondisi tubuhnya atau bahkan jatuh sakit," ujar dia.

Panjono meminta masyarakat tetap mewaspadai munculnya penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) pada sapi kendati saat ini kasusnya relatif mereda.

"Keduanya merupakan dua jenis penyakit yang masih menjadi wabah," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.