• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Digitalisasi Berperan Posi...

Digitalisasi Berperan Positif untuk Akses Media Bacaan

Jumat, 17 Mei 2024, 23:13 WIB
Penulis sekaligus Penasihat Taman Bacaan MasyarakatMaman "Kang Maman" Suherman mengatakan peran digitalisasi sangat penting untuk akses bacaan bagi masyarakat terutama anak-anak agar bisa meningkatkan minat baca di mana saja.
"Orang ramai internet di mana saja orang bisa mengakses bahan bacaan lewat internet. Jadi, yang dipikirkan jangan selalu sisi negatif internet, 'nanti dia lihat hal lain', ajari untuk tidak melakukan itu," kata Kang Maman saat ditemui media dalam acara Hari Jadi Perpustakaan Nasional ke 44 di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakanorang tua jangan takut memberikan anaknya gawai karena dari sana anak bisa mengakses bahan bacaan melalui internet yang mungkin tidak bisa di dapatkan dari perpustakaan terdekatnya. Selain itu, harus juga ada pihak yang menyosialisasikan penggunaan media digital secara positif kepada anak-anak, bagaimana cara memilih konten yang positif dan cara membaca lewat media digital.

Biasakan juga orang tua untuk memberikan anak gawai sekaligus memberikan informasi tautan untuk mengakses buku.
"Nggakada pendidikan khusus tentang itu, di beberapa daerah sudah mulai ada, orang tuanya dilatih untuk melek digital dan bagaimana menggunakan (teknologi) digital, mengawasi anaknya menggunakan digital untuk kepentingan yang positif," kata Kang Maman.
Internet juga bisa dimanfaatkan anak atau penikmat buku untuk berlangganan perpustakaan elektronik atau menjadi anggota perpustakaan secaraonlineagar masyarakat tidak lagi kesulitan membaca buku berkualitas di mana saja. Tantangannya bagi pemerintah, kata Kang Maman, adalah menyediakan akses internet yang merata di seluruh Indonesia supaya tidak ada lagiblankspot, di mana suatu daerah tidak bisa mengakses jaringan internet.
Selain memberikan akses membaca kepada masyarakat, kehadiran buku digital juga dapat memberi keuntungan bagi penulis karena bisa mendapat royalti dari bukuonlinedan buku yang diterbitkan secara cetak.
"Sederhana saya dapat royalti dari buku cetak 10 persen. Pada buku digital karenanggakada buku cetaknya, saya dapat royalti lagi 50 persen per 1 buku. Jadi buat penulis dua medium ini sangat menguntungkan, tinggal bagaimana melindungi hak cipta kami," kata Kang Maman.
Kang Maman pun optimis bahwa sebenarnya tingkat literasi masyarakat Indonesia sudah tinggi. Namun, akses kepada buku dan pembacanya yang masih menjadi hambatan.

Jika banyak relawan yang mempermudah akses buku cetak secara gratis, masyarakat akan menjadi penikmat buku dan nantinya akan membeli buku sehingga akan menghidupkan ekosistem perbukuan mulai dari penulis, penerbit hingga toko buku.
"Kalau orang baca buku gratis dia kecanduan buku, kelak akan jadi konsumen buku yang datang ke toko buku, penulisnya hidup, yang diselamatkan jadi ekosistemnya," kata KangMaman.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.