Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Fogging' Hanya Beri Aman secara Palsu

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Fogging' Hanya Beri Aman secara Palsu Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Petugas sedang melakukan fogging dalam membasmi nyamuk Aedes Aegypti.

TANGERANG - Praktik pelaksanaan fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti (DBD) bukanlah langkah terakhir yang mutlak atau solusi utama. Pengasapan hanya memberi rasa aman secara palsu. "Penting bagi masyarakat Kota Tangerang untuk memahami bahwa tidak semua situasi memerlukan fogging," tandas Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni, Senin.

Menurutnya, terlalu sering permintaan fogging muncul ketika ada kasus DBD. Padahal tanpa tindakan lain seperti pencegahan sanitasi lingkungan, fogging hanya akan membunuh nyamuk dewasa, tanpa mempengaruhi jentik dan telur nyamuk.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga awal Maret 2024 kasus DBD sudah mencapai 16.000 dalam skala nasional. Jumlah tersebut melonjak 130,3 persen dari tahun lalu. Dini pun menjelaskan, fogging memang dapat membantu membunuh nyamuk dewasa Aedes Aegypti, Namun, efeknya hanya sementara. "Ini tidak efektif untuk memberantas DBD secara menyeluruh. Bahkan, asap fogging malah bisa berpengaruh terhadap kesehatan," tandas Dini.

Kemudian, fogging hanya menciptakan rasa aman secara palsu di kalangan masyarakat untuk mengalihkan perhatian dari tindakan pencegahan DBD. "Sebenarnya yang lebih efektif mengatasi DBD adalah melakukan 3M Plus dan PHBS. Fogging hanyalah cara untuk menenangkan masyarakat dengan mengorbankan kesehatan lainnya," tukas Dini.

Sementara itu, cara efektif memberantas DBD adalah dengan 3M Plus seperti menguras bak mandi, toren dan tempat penampungan air lainnya minimal seminggu sekali. Lalu, menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti bak mandi, toren dan drum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.