Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ombudsman minta pembangunan jalan darurat di Silaing dipercepat

📅 Senin, 13 Mei 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Ombudsman minta pembangunan jalan darurat di Silaing dipercepat Doc: ANTARA/HO-OmbudsmanSumbar
Ket. Tim Ombudsman Sumbar saat meninjau langsung jalan yang rusak di Silaing, Tanahh Datar, Sumatera Barat pada Minggu (13/5).

Padang - Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional provinsi setempat agar mempercepat pembangunan jalan darurat di Silaing, Kabupaten Tanah Datar.

"Kami berharap dalam dua pekan ke depan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dapat memastikan akses jalan Bukittinggi menuju Padang terpulihkan, paling tidak jalan darurat yang aman untuk dilalui," kata Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Heriani di Padang, Senin.

Ia mengatakan permintaan pihaknya tersebut bukanlah tanpa alasan, karena jalan nasional yang rusak sejak Sabtu (11/5) malam itu adalah urat nadi ekonomi Sumbar.

Oleh karenanya akses jalan tersebut harus segera pulih agar roda perekonomian di provinsi setempat bisa berjalan kembali.

Yefri mengatakan Ombudsman Sumbar telah menurunkan tim ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan yang rusak, serta bertemu dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan.

"Saat kunjungan lapangan kami juga sudah bertemu dengan Kepala Balai Jalan dan tim, mereka tengah mendata dan mengidentifikasi kerusakan jalan," jelasnya.

Ia menyatakan sejatinya jalan adalah barang publik, sehingga pihaknya harus memastikan bahwa penyelenggara layanan bekerja dengan cepat guna memulihkan kondisi jalan.

Sebelumnya, jalan di kawasan Silaing rusak parah akibat banjir bandang yang terjadi di kawasan setempat pada Sabtu (11/5) malam.

Lebih dari setengah badan jalan amblas karena tergerus air, akibatnya kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang via Padangpanjang dan sebaliknya tidak bisa melintas.

Pada bagian lain, Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan meminta kepada para pengendara untuk mengambil jalur alternatif yang tersedia.

Terdapat dua jalur alternatif yang bisa dilalui oleh kendaraan yakni via Solok-Singkarak-Ombilin-Bukittinggi, kemudian via Pariaman lewat kelok 44-Lubuk Basung-Tiku- Kota Padang.

Polisi tetap mengimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati saat melalui jalur alternatif mengingat kondisi cuaca masih belum membaik.

"Pengendara agar tetap hati-hati karena curah hujan masih tinggi, waspadai bencana alam seperti longsor dan banjir," katanya.

Untuk memberikan pengamanan pihak Kepolisian telah menurunkan personel baik itu dari Polda maupun Kepolisian Resor setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.