Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Microsoft Akan Luncurkan Toko Aplikasi Perangkat Bergerak Tahun Ini

📅 Senin, 13 Mei 2024, 19:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Microsoft Akan Luncurkan Toko Aplikasi Perangkat Bergerak Tahun Ini Doc: ANTARA/REUTERS/Gonzalo Fuentes

JAKARTA - Microsoft akan meluncurkan platform toko aplikasi penyedia berbagai game untuk perangkat mobile (bergerak) pada bulan Juli 2024 mendatang yang berpotensi menjadi kompetitor Google Play Store dan Apple App Store.

Presiden Xbox, Sarah Bond, melansir laporan TechCrunch, Jumat (10/5), pada kegiatan Bloomberg Technology Summit mengumumkan Microsoft akan meluncurkan toko aplikasi berbasis web yang memungkinkan penggunanya mengunduh game serta melakukan transaksi untuk mendapatkan konten-konten berbayar.

Sarah menjelaskan Microsoft lebih memilih meluncurkan toko digital dalam bentuk web dibandingkan aplikasi agar platform tersebut bisa diakses oleh semua jenis perangkat dan di semua negara.

Sebagai permulaan, Microsoft akan menyediakan judul game dari Activision Blizzard di antaranya Candy Crush Saga dan Call of Duty: Mobile. Sarah juga mengungkapkan Minecraft juga akan menjadi game yang dapat diunduh pada platform toko aplikasi Microsoft.

Ke depan, Microsoft berencana untuk membuka toko aplikasinya untuk pengembang pihak ketiga. Namun, perusahaan teknologi itu belum mengungkapkan jadwal realisasi rencana tersebut.

Keberadaan toko aplikasi Microsoft akan menjadi alternatif dari Google Play Store dan Apple App Store, yang mengenakan biaya administrasi hingga 30 persen dan harga penjualan.

Microsoft pertama kali mengumumkan rencananya untuk menghadirkan toko aplikasi untuk perangkat Android dan iOS pada Desember tahun lalu. Saat itu Kepala Divisi Gim Microsoft, Phil Spencer, mengatakan mereka berdiskusi dengan para mitra perusahaan untuk meluncurkan toko aplikasi Xbox untuk mobile.

Rencana Microsoft untuk terjun ke pasar aplikasi mobile pertama kali muncul pada tahun 2022 setelah mengumumkan kesepakatan akuisisi Activision Blizzard. Microsoft mengungkapkan salah satu alasan utama raksasa teknologi itu mengakuisisi Activision Blizzard adalah untuk melebarkan sayapnya ke pasar game mobile.

Ketika Apple dan Google tengah ditekan oleh regulasi Digital Marketing Act (DMA) di Uni Eropa yang memaksa untuk membuka toko aplikasi mobile mereka untuk pihak ketiga, platform buatan Microsoft disebut berupaya hadir sebagai alternatif dari Google Play Store dan App Store milik Apple di Uni Eropa. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.