Cegah Stunting, Para Ibu Diajak Penuhi ASI kepada Bayinya hingga Usia Dua Tahun

Sabtu, 11 Mei 2024, 00:20 WIB

Makassar - Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mengajak seluruh perempuan khususnya para ibu di Kota Makassar untuk memberikan air susu ibu (ASI) kepada anak bayinya hingga berusia dua tahun.

"Pemberian ASI yang cukup membantu anak balita terhindar dari stunting," ujarnya di Makassar, Jumat.

Indira mengatakan pemberian ASI yang cukup kepada anak balita juga diatur dalam Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2016 tentang pemberian air susu ibu eksklusif.

Dia menjelaskan isu stunting menjadi program prioritas nasional dan Kota Makassar. Selain itu, pemerintah juga memiliki program Jagai Anakta' (jaga anak) sebagai upaya edukasi pemenuhan hak-hak anak-anak di Kota Makassar.

"Salah satu upaya mengurangi angka kejadian stunting adalah memastikan perjalanan transformasi kehidupan sejak merencanakan kehamilan hingga menyusui," katanya.

Indira mengingatkan pentingnya bayi menerima ASI eksklusif (usia 0-6 bulan) dan melanjutkannya hingga dua tahun. Hal itu tentu memiliki manfaat yang luar biasa dan sudah menjadi anjuran dalam agama Islam.

Ia menceritakan berdasarkan pengalamannya, memberikan ASI kepada anak hingga dua tahun membuat bayi tumbuh lebih sehat dan imun lebih kuat.

Hal itu, kataIndira, didukung dari segi kedokteran bahwa nutrisi yang terkandung di dalam ASI mengandung antibodi yang dapat melindungi bayi.

"Kalau bisa menyusui, susui sampai dua tahun. Pastikan ASI-nya bagus. Dengan begitu anak kita tumbuh lebih sehat tumbuhnya sehat, imunnya lebih kuat," ucap dia.

Indira juga menghimbau agar sebaiknya tidak mencampur pemberian ASI dengan susu formula selama dua tahun pertama bayi. Menurutnya, nutrisi ASI yang diterima tentu berbeda dari susu formula.

Dia pun tidak lupa meminta seluruh peserta yang hadir untuk turut menyampaikan edukasi yang diterima ke masyarakat sekitarnya.

"Kita harus mengedukasi bagaimana memberikan ASI minimal dua tahun. Kita semua yang hadir di sini wajib mensosialisasikan Perda ini, dan wajib mensosialisasikan bahwa kita harus menyusui anak kita," ucap Indira.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.