Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lestari Ungkap Bahwa Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Harus Konsisten Dilakukan

📅 Jumat, 10 Mei 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestari Ungkap Bahwa Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Harus Konsisten Dilakukan Doc: ANTARA/MPR
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan bahwa upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia harus konsisten dilakukan sebagai bagian dari pembangunan sektor pendidikan yang merata di tanah air.

"Sejumlah hambatan dalam pelaksanaan pendidikan tinggi di tanah air harus segera diatasi dengan langkah yang konsisten untuk mewujudkan ketersediaan pendidikan bagi setiap warga negara," kata Lestari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (7/5).

Selain itu, ia mengatakan bahwa para pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah agar dapat mencari solusi yang tepat terhadap tiga permasalahan mendasar pada pendidikan tinggi di Indonesia.

Lestari merujuk data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), bahwa terdapat tiga masalah mendasar pada pendidikan tinggi di Indonesia yaitu ketimpangan akses pendidikan tinggi (inequality of access), ketimpangan dalam hal kualitas (inequality of quality), serta kurangnya relevansi pendidikan tinggi (less relevance of higher education).

Lestari juga merujuk catatan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 yang menjelaskan terdapat 1,2 juta pengangguran terdidik, dan terjadi perubahan pandangan dunia kerja bahwa ijazah maupun gelar akademik tidak lagi menjamin untuk mendapatkan pekerjaan.

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa data-data tersebut harus menjadi perhatian sebagai bentuk kepedulian bersama untuk mewujudkan kualitas pendidikan tinggi nasional yang lebih merata.

Ia menjelaskan pemerataan yang dimaksud bukan hanya dalam hal kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan yang dimiliki, tetapi juga kualitas tenaga pendidik. Selain itu, ia mengatakan bahwa sejumlah upaya untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan dunia kerja harus konsisten dilakukan sebagai bentuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia (SDM) nasional yang lebih baik.

Wakil Ketua MPR RI lantas berharap semua pihak dapat bekerja sama dengan baik mewujudkan pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan generasi penerus yang produktif dan berdaya saing, serta mampu menjawab sejumlah tantangan dalam proses pembangunan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.