Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi untuk Tangani Stunting yang Angka Prevelensinya Naik

📅 Kamis, 09 Mei 2024, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi untuk Tangani Stunting yang Angka Prevelensinya Naik Doc: ANTARA/HO-Dinkes Kota Tangerang
Ket. Pemberian vitamin kepada anak dalam rangka mencegah adanya kasus stunting.

Tangerang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten memasifkan penanganan stunting di 13 kecamatan melalui 17 program unggulan terkait kenaikan angka prevalensi stunting, dari 11,8 persen menjadi 17,6 persen.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Dini Anggraeni di Tangerang, Kamis, mengatakan Pemkot Tangerang telah menggelar rembuk stunting sebagai langkah evaluasi besar-besaran.

"Kenaikan angka stunting ini hampir terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. Di Provinsi Banten saja ada lima kota/kabupaten yang mengalami peningkatan, termasuk Kota Tangerang. Saat ini, sederet program penanganan stunting akan terus dan lebih dimasifkan di 13 kecamatan di Kota Tangerang," katanya.

Ia menjelaskan banyak layanan atau program kesehatan yang disajikan untuk penanganan stunting di Kota Tangerang. Namun, membutuhkan kerja sama atau kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak terkait.

"Sederet program akan kami lanjutkan dan kami perkuat, untuk menuntaskan kasus stunting di Kota Tangerang," kata Dini.

Sementara itu, program inovasi yang dilakukan Kota Tangerang dalam menekan angka stunting, yakni Yuk Jaim (Yuk Jadi Remaja Anti Anemia) dan AKSI bergizi untuk remaja, Kader Srikandi (Sedari Dini Kawal Ibu Hamil dan Balita), Babar Bahagia (Bayi dan Ibu Cageur, Bawa Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Indonesia Sehat).

Selain itu, Laksa Gurih (Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera pulih), Simkesda (Sistem Informasi Kesehatan Daerah), berisi laporan imunisasi balita, Cageur Jasa (Colaborasi Kunjungan Rumah Terintegrasi Keluarga Sehat), Kader Asmara TBC (Aksi Skrining Mandiri TBC Berbasis Masyarakat), Sekoper Semangat (Sistem Elektronik Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rumah Tangga).

Kemudia, Kader Kesling CERIA (Cek Rumah dan Lingkungan Kita) dengan Aplikasi SICERIA (Sistem Informasi Cek Rumah dan Lingkungan Kita), Si Kasep (Aplikasi Kursus Higiene Sanitasi dan Keamanan Pangan), Kurbakala PAUD (Ukur Berat dan Tinggi Badan secara Berkala), P2L (Perkarangan Pangan Lestari) untuk keluarga Balita Stunting, Bantuan Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) untuk balita stunting

"Ada juga Program Bantuan BKB Kit Stunting, peningkatan akses air minum dan sanitasi, pelatihan pencegahan stunting bagi remaja dan calon pengantin, dan emeriksaan kesehatan calon pengantin," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.