Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Daya Saing, Universitas Telkom Gandeng MultiIntegra

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 08:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Daya Saing, Universitas Telkom Gandeng MultiIntegra Doc: Istimewa
Ket. CEO PT MultiIntegra Aloys Sutarto (kiri) bersama Rektor Universitas Telkom Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si (kanan), menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara MultiIntegra Technology Group (MITG) melalui PT MultiIntegra dan Universitas Telkom. Kedua pihak berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

JAKARTA - Universitas Telkom, perguruan tinggi negeri yang fokus pada bidang teknologi informasi dan komunikasi, menggandeng MultiIntegra Technology Group (MITG), grup usaha yang bergerak di bidang rekayasa engineering dan system integrator.

MITG melalui PT MultiIntegra meneken Nota Kesepahaman (MoU) komitmen bersama Universitas Telkom untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Telkom Prof. Dr. Adiwijaya dan CEO PT MultiIntegra Aloys Sutarto. Kesepakatan ini memiliki penekanan khusus pada kolaborasi di bidang penelitian dan pengembangan (R&D). Universitas Telkom, dengan para pengajar dan peneliti yang kompeten, akan bersinergi dengan keahlian teknis dan pengalaman industri yang dimiliki MultiIntegra.

Aloys Sutarto menceritakan pada awal berdirinya, perusahaan fokusnya menjadi "tukang jahit", membeli banyak teknologi dari bermacam pabrikan untuk diintegrasikan sehingga menjadi sistem yang dibutuhkan oleh pelanggan atau sering disebut System Integrator.

"Mulai beberapa tahun terakhir ini, kami mulai serius membentuk Divisi Research yang akhirnya telah menghasilkan beberapa produk lokal namun masih sangat minim. Untuk lima tahun kedepan, kami berharap dengan bekerja sama dengan Universitas Telkom tidak sekadar menjadi 'tukang jahit', tetapi sudah memiliki produk yang mampu bersaing dengan produk luar negeri dan malah kami berambisi untuk menjual ke pangsa global yang marketnya sangat terbuka," kata Aloys Sutarto, Selasa (7/5).

"Bicara Universitas Telkom ini komplet, semua expert yang dibutuhkan PT MultiIntegra atau perusahaan sejenis ada di sini, Universitas Telkom terus berbenah dan ingin lebih dekat dengan perusahaan industri agar lulusan nantinya bisa siap kerja," ujar Prof. Adiwijaya.

Harapannya, kolaborasi ini dapat mendorong inovasi di berbagai bidang yang menjadi fokus MultiIntegra, seperti teknologi informasi dan komunikasi (ICT), keamanan siber, dan transformasi digital kesehatan. Dosen dan mahasiswa Universitas Telkom dapat terlibat dalam proyek penelitian nyata yang dihadapi MultiIntegra, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman berharga dan menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kerja sama ini membuka peluang bagi para praktisi dari MultiIntegra untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan sivitas akademika Universitas Telkom. Melalui program seperti seminar atau kuliah tamu, dosen dan mahasiswa dapat terus mengikuti perkembangan teknologi terbaru dan keahlian yang dibutuhkan di dunia profesi.

Prof. Adiwijaya mengungkapkan, Universitas Telkom sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari perusahaan-perusahaan. Bentuk dukungan tersebut salah satunya dari MutiIntegra Technology Group sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang antara lain IT & Telcom yang mempekerjakan kurang lebih 20O karyawan, dimana lebih dari 40% nya adalah Software & Hardware Engineer, saat ini direktur dan managernya juga banyak yang merupakan lulusan dari Universitas Telkom, perusahaan juga mewakili produsen / principal dari semua benua dengan mayoritas dari Eropa & USA.

Sementara itu, Aloys Sutarto mengungkapkan bahwa pihaknya berharap dapat memanfaatkan keahlian akademis Universitas Telkom untuk mengembangkan produk dan layanan inovatif. "Kami percaya bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak," katanya.

Diharapkan, kemitraan strategis ini dapat menjadi katalis bagi kemajuan pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM di Indonesia, serta berkontribusi pada lahirnya inovasi yang dapat bersaing di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.