Pembelajaran Pancasila Harus Disesuaikan dengan Perkembangan Zaman

Rabu, 08 Mei 2024, 20:00 WIB

Jakarta -Rektor Universitas Pancasila (UP)Prof. Marsudi Wahyu Kisworo mengatakan pembelajaran mengenai Pancasilaharus disesuaikan dengan zaman sekarang.

"Demokrasi sekarang sudah semakin sangat liberal dan sudah melenceng jauh, politik, ekonomi, hukum sudah banyak melenceng dari Pancasila," kataMarsudi Wahyu Kisworo usai acara penandatanganan kesepahaman (MoU) antara MPR-RI dan UPtentang Sosialisasi Pancasila di Aula Nusantara Fakultas Hukum UP Jakarta, Rabu.

Dengan MoU ini, ujar rektor, bagaimana menguatkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Supaya Pancasila menjadi ideologi sama hebatnya dengan liberalisme dan sosialisme.

Lebih lanjut ia mengatakan generasi muda yang sekarang ini dengan teknologi digital komunikasinya lebih terbuka, jadi lebih demokratis.

"Di masa lalu Pancasila hanya menjadi doktrin akibatnya ideologinya Pancasila, namun perilakunya tidak pancasilais, ini yang harus kita ubah," ujarnya.

Sementara itu Plt Sekjen MPR RI Siti Fauziah mengatakan kerja sama dengan UP ini adalah yang kedua kalinya.

Menurut dia di MPR ada program sosialisasi empat pilar yaitu sosialisasi Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"Jadi kami bukan hanya menginginkan Pancasila menjadi hafalan tapi Pancasila merupakan jati diri," katanya.

Menurut dia anak muda sekarang lebih mengenal media sosial seperti Ttiktok, Instagram dan mereka lebih mengenal budaya luar.

Untuk itu, kata dia, kami harus lebih mengenalkan kesenian budaya bangsa sendiri kepada generasi muda.Karena ada nilai-nilai yang hilang yaitu budi pekerti. Bagaimana mengembalikan budi pekerti dan etika.

"Contohnya kalau dulu kita jalan depan orang tua harus nunduk, kalo sekarang anak-anak memanggil orang tua saja bro, artinya nilai-nilai budaya bangsa sudah bergeser dan kami mau mengembalikan lagi kepada generasi muda supaya lebih menghargai nilai budaya bangsa," katanya.

"Untuk itu nilai-nilai Pancasila yang ada harus ditanamkan di generasi muda melalui kerja sama dengan UP, karena saya percaya UP sangat menjaga dan menerapkan nilai Pancasila ke seluruh mahasiswanya. Semoga kita bisa menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk generasi muda berikutnya," ujarnya menambahkan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.