Seleksi Mandiri Harus Fasilitasi Kurikulum Merdeka

Selasa, 07 Mei 2024, 03:13 WIB

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Abdul Haris, meminta seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) untuk memfasilitasi Kurikulum Merdeka. Adapun siswa yang menggunakan Kurikulum Merdeka sudah bisa mendaftar masuk PTN.

"Sudah pada tahun ketiga ini sehingga lulusan yang berbasis kurikulum Merdeka Belajar ini anak-anak sudah mulai harus mendaftar," ujar Haris, dalam Peluncuran Program Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Wilayah Barat tahun 2024 (SMMPTN-Barat 2024), di Jakarta, Senin (6/5).

Ket. Foto: Peluncuran Program l Dirjen Kemendikbudristek) Abdul Haris (kanan) dan Ketua Badan Kerja Sama PTN-Barat, Muryanto Amin (tengah), saat Peluncuran Program Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Wilayah Barat tahun 2024 (SMMPTN-Barat 2024), di Jakarta, Senin (6/5). — Sumber: Koran Jakarta/M.Ma'ruf

Dia menerangkan, biasanya seleksi mandiri biasanya menggunakan penggolongan kategori IPA dan IPS. Sedangkan, siswa dengan Kurikulum Merdeka mengalami penyederhanaan muatan pembelajaran, sehingga berpotensi mengalami ketimpangan dalam seleksi mandiri.

Haris mengapresiasi SMMPTN-Barat 2024 yang sudah menyesuaikan sistem dengan Kurikulum Merdeka. Dia akan meminta PTN-PTN lain untuk mengakomodir Kurikulum Merdeka. "Jadi saya pikir perlu adanya kesetaraan dalam perlakuan dalam penerimaan jalur mandiri ini khususnya untuk Kurikulum Merdeka," katanya.

SMMPTN-Barat

Ketua Badan Kerja Sama PTN-Barat, Muryanto Amin, menerangkan, SMMPTN-Barat 2024 diikuti 25 PTN baik PTN umum, seni, maupun agama islam. Ada lebih 890 program studi yang tersedia dengan daya tampung 16.564.

Dia menambahkan, besaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa di setiap PTN juga beragam. Adapun biaya pendaftaran SMMPTN Barat 2024 ini adalah 375.000 rupiah yang berlaku sama untuk semua pilihan, baik pilihan prodi sain dan teknologi (saintek) atau sosial-humaniora.

"Untuk ujian masuk sistem seleksinya sendiri adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) atau Computer Assisted Test (CAT). Untuk yang memilih prodi seni dan olahraga, ada penambahan penilaian yaitu portofolio berupa dokumen prestasi dan sertifikat selama menjadi siswa yang harus dilampirkan saat melakukan pendaftaran," katanya.

Muryanto mengungkapkan, untuk pendaftarannya sendiri telah dibuka pada 4 Mei 2024 pukul 15.00 WIB lalu dan akan ditutup pada 20 Juni 2024 pukul 16.00 WIB. Setiap calon mahasiswa akan mendapatkan ID bayar jika telah melakukan pembayaran paling lambat pada tanggal 20 Juni 2024, pukul 16.00 WIB. "Adapun batas akhir cetak kartu pada 21 Juni 2024 pukul 16.00 WIB," terangnya.

Ketua SMMPTN-Barat 2024, I Nyoman Pugeg Aryantha, menjelaskan, untuk jadwal ujian sendiri telah ditetapkan akan dilaksanakan pada 27 Juni hingga 5 Juli. Setiap calon peserta akan mendapatkan jadwal dan pusat UTBK yang dipilih ketika melakukan pendaftaran. ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.