Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Jamin Keamanan World Water Forum ke-10 di Bali

📅 Selasa, 07 Mei 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Jamin Keamanan World Water Forum ke-10 di Bali Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Kepala Basarnas Kusworo didampingi jajaran pimpinan lainnya menjawab pertanyaan wartawan seusai membuka Rapat Kerja Teknis Operasi Pencarian dan Pertolongan Nasional 2024 di Jakarta, Senin (6/5).

JAKARTA - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) siap mengerahkan personel secara penuh dari empat Kantor SAR untuk menjamin keamanan para delegasi dari negara peserta World Water Forum (WWF) ke-10 saat berkegiatan di Bali, pada 18-25 Mei 2024.

Kepala Basarnas Kusworo mengatakan bahwa personel penuh itu setidaknya berasal dari Kantor SAR Bali dan tiga daerah sekitarnya yang sudah disiapkan meliputi Kantor SAR Surabaya, Semarang, dan Bandung. "Bahkan kalau memang dibutuhkan dari Kantor Basarnas Pusat juga akan digeser ke Bali," ujarnya.

Ia memaparkan dalam perencanaannya tim SAR itu akan disebar ke setiap lokasi yang menjadi pusat berlangsungnya konferensi WWF di Nusa Dua, Bali ataupun tempat-tempat lain di Pulau Dewata itu yang akan dikunjungi oleh para delegasi negara peserta.

Informasi yang dihimpun para delegasi WWF itu juga akan mengunjungi lokasi wisata alam di antaranya mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Denpasar dan Desa Jatiluwih di Tabanan.

Namun Kusworo menyatakan secara lebih spesifik segenap sumber daya kekuatan tim SAR yang ditaksir berjumlah lebih dari 150 personel tersebut akan berfokus pada pengamanan wilayah perairan laut dan lepas pantai di Bali. "Kapal-kapal SAR akan selalu stanby karena perairan Bali cukup rawan gelombang jadi insiden bisa saja terjadi dan itu kami antisipasi," ujarnya.

Konferensi World Water Forum ke-10 tahun 2024 akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 18-25 Mei 2024. Ditargetkan sebanyak 30 ribu peserta delegasi yang di antaranya terdiri atas 33 kepala negara, 190 menteri, 250 organisasi dunia yang akan mengikuti konferensi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.