Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ADB Alokasikan Laba Bersih USD1,42 Miliar pada 2023

📅 Senin, 06 Mei 2024, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
ADB Alokasikan Laba Bersih USD1,42 Miliar pada 2023 Doc: ISTIMEWA

TBILISI - Dewan Gubernur Asian Development Bank (ADB) menyetujui laporan keuangan bank untuk 2023 dan alokasi laba bersih sebesar 1,42 miliar dollar AS atau setara 22,68 triliun rupiah (kurs saat ini 15.968,70 rupiah/ dollar AS) dari sumber daya modal biasa, yang merupakan jumlah tertinggi dalam sejarah ADB.

Sebagian dari laba bersih tersebut dialokasikan untuk hibah kepada negara-negara berkembang anggota ADB yang termiskin dan paling rentan di Asia dan Pasifik. "ADB secara aktif mengembangkan misinya untuk memberikan dukungan yang lebih baik kepada negara-negara berkembang anggotanya dalam menghadapi tantangan-tantangan ini," kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa dalam Business Session Dewan Gubernur ADB di Tbilisi, Georgia, Minggu (5/5).

Business Session Dewan Gubernur ADB merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB yang diselenggarakan pada 2-5 Mei 2024.

Dari laba bersih tersebut, akan dialokasikan sebesar 1,005 miliar dollar AS untuk cadangan biasa ADB untuk mendukung pertumbuhan modal bank dan menyediakan basis pendapatan untuk menghasilkan pendapatan. Kemudian, 292,5 juta dollar AS dialokasikan untuk Dana Pembangunan Asia (Asian Development Fund), yang memberikan hibah kepada negara-negara berkembang anggota ADB yang termiskin dan paling rentan.

Bantuan Teknis

Selanjutnya, 110 juta dollar AS untuk Dana Khusus Bantuan Teknis, yang memberikan hibah bantuan teknis kepada anggota peminjam untuk membantu mempersiapkan proyek dan melakukan studi teknis atau kebijakan.

Sebanyak 15 juta dollar AS dialokasikan untuk Dana Respons Bencana Asia Pasifik, yang memberikan hibah segera pascabencana kepada negara-negara berkembang anggotanya untuk memulihkan layanan penyelamatan nyawa.

Laba bersih yang dapat dialokasikan merupakan laba bersih setelah biaya penjaminan dimasukkan ke dalam cadangan khusus dan penyesuaian tertentu yang dilaporkan dalam akun penyesuaian revaluasi kumulatif.

ADB berkomitmen untuk mencapai Asia dan Pasifik yang sejahtera, inklusif, berketahanan, dan berkelanjutan, sekaligus mempertahankan upayanya untuk memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada 1966, organisasi itu dimiliki oleh 68 anggota, dan 49 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.