Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayoritas Warga Australia Cemas Negara Semakin Terpecah Belah

3 Selasa, 03 Nov 2026, 15:32 WIB | Oleh:
Mayoritas Warga Australia Cemas Negara Semakin Terpecah Belah Mayoritas Warga Australia Cemas Negara Semakin Terpecah Belah Doc: AFP

CANBERRA - Hasil survei yang dilakukan oleh McKinnon memperlihatkan bahwa nyaris tiga perempat warga Australia meyakini negaranya kian terpecah belah dalam 12 bulan terakhir.

Sebanyak 41,9 persen warga Australia sangat sepakat bahwa negaranya kian terbelah dibandingkan 12 bulan lalu, sedangkan 32,5 persen lainnya mengaku cukup sepakat.

Proporsi responden yang menyatakan sangat atau cukup puas dengan arah perkembangan Australia menurun dari 28,8 persen pada 2025 menjadi 26,1 persen pada 2026, sementara proporsi mereka yang menyatakan sangat tidak puas naik 7,2 poin persentase.

Survei itu, yang dilakukan pada Juni dan Juli 2026, melibatkan lebih dari 4.000 orang untuk mengetahui pandangan mereka mengenai sistem politik, para pemimpin, dan institusi-institusi di Australia.

Hasil survei menunjukkan bahwa 30,5 persen responden menyatakan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap politisi federal, turun dari 35,9 persen pada 2025, sementara proporsi responden yang menyatakan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap partai politik turun dari 31,2 persen menjadi 24,4 persen.

"Warga Australia memiliki tingkat kepercayaan yang jauh lebih besar terhadap institusi-institusi demokrasi dibandingkan terhadap praktik politik yang berlangsung di dalamnya," ujar John Thwaites, ketua eksekutif sementara McKinnon sekaligus mantan wakil kepala pemerintahan Negara Bagian Victoria.

"Salah satu temuan yang menurut saya paling mencolok adalah perpecahan berdasarkan tingkat pendidikan. Tingkat kepuasan terhadap demokrasi mencapai 59 persen di kalangan warga Australia yang memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi. Di kalangan warga Australia yang tingkat pendidikan tertingginya setara sekolah menengah atas (SMA) atau di bawahnya, angka tersebut hanya 39,7 persen," ujar dia menambahkan.

Ketika ditanya apakah mereka merasa dipahami dan terwakili oleh para politisi federal Australia, sebanyak 34,6 persen responden menyatakan sangat tidak setuju, naik dari 27,0 persen pada 2025.

Proporsi responden yang menyatakan memiliki tingkat kepercayaan rendah terhadap pemerintah federal meningkat dari 46,3 persen pada 2025 menjadi 52,8 persen pada 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Tr...
Luar Negeri
Mayoritas Warga Australia C...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.