Implementasi Kurikulum Merdeka, Ribuan Guru di Sleman Ikut Senam Sehat Profil Pelajar Pancasila
Jumat, 03 Mei 2024, 16:15 WIBSleman - Ribuan guru di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti Senam Sehat Profil Pelajar Pancasila dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Pemda Sleman, Jumat.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman ini turut dihadiri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi program Kurikulum Merdeka untuk menanamkan pola hidup sehat melalui olahraga dan membentuk karakter pelajar yang tangguh.
"Olahraga bukan lagi sekadar menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang, namun sudah menjadi kebutuhan dan harus dilakukan secara rutin mulai dari usia dini hingga usia lanjut," katanya.
Menurut dia, Senam Sehat Profil Pelajar Pancasila dapat menumbuhkan sikap nasionalisme bagi para pelajar, dapat mengasah motorik kasar siswa dan dapat mengalihkan perhatian para pelajar yang lebih sibuk dengan gawainya.
"Senam Profil Pelajar Pancasila juga dapat menjadi sarana fasilitas sekolah yang ramah anak, anti perundungan dan pembelajaran berdiferensiasi," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana mengatakan bahwa kegiatan Senam Sehat Profil Pelajar Pancasila ini bertujuan untuk mewujudkan para pelajar yang berprofil pelajar Pancasila, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebhinekaan, gotong royong, bernalar kritis, juga berkompetensi.
Ery menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, pihaknya melibatkan seluruh elemen pendidikan termasuk guru di Kabupaten Sleman sebanyak 1.500 orang lebih.
"Ribuan guru kami libatkan dalam kegiatan ini (Senam Sehat Profil Pelajar Pancasila) untuk mengingat sekaligus mengimplementasikan profil pelajar pancasila itu pada anak didiknya," katanya.
Ia mengatakan, momentum Hardiknas ini, Pemkab Sleman juga terus berupaya bersama-sama dengan para guru di Kabupaten Sleman untuk meningkatkan pelayanan pendidikan agar masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Masuk 10 Negara dengan Polusi Udara Terburuk di Dunia, Ciputat hingga Sleman Jadi Kota Paling Tercemar
-
Ekspansi IKN Dimulai, Sembilan Wilayah Masuk Radar Pengembangan
-
Kemendikdasmen Luruskan Misinformasi Terkait Guru Non-ASN Diberhentikan 2027
-
Petenis Paraguay Didenda 1 Miliar Rupiah Setelah Singgung Kapasitas Wasit Wanita Prancis Open
-
Hadapi Ketegangan Global, Indonesia Dorong RCEP & CPTPP Perkuat Rantai Pasok
-
Lestari Moerdijat: Komitmen Semua Pihak Jadi Kunci Perbaikan Nyata Sikapi Hasil TKA 2026
-
CEO OpenAI Sam Altman Ubah Pandangan soal AI: “Tidak Akan Ada Kiamat Pekerjaan”, Ternyata Dampaknya Tak Seburuk yang Dikhawatirkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.