Ini Deklarasi Suku Bajau Wakatobi Keluarkan Tiga Poin untuk Cagar Biosfer

Kamis, 02 Mei 2024, 08:31 WIB

Wakatobi - Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Suku Bajau Wakatobi Sulawesi Tenggara melaksanakan deklarasi dan mengeluarkan tiga poin perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer.

Presiden Bajau Indonesia Abdul Manan saat ditemui di Wakatobi, Kamis, mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan itu dalam rangka untuk memberikan makna kepada masyarakat terkait dengan cagar biosfer yang harus direstorasi atau perbaiki dan dilindungi.

Ket. Foto: Presiden Bajau Indonesia Abdul Manan. — Sumber: Antara/Andry Denisah

"Dengan demikian akan memberikan juga manfaat bagi masyarakat," kata Abdul Manan.

Dia menyampaikan masyarakat Bajau Wakatobi berkomitmen untuk mendukung dan ikut serta melestarikan sumber daya pesisir serta laut di Wakatobi yang menjadi kawasan cagar biosfer.

"Dengan tetap mempraktekkan kearifan lokal yang terjaga selama ini dalam pemanfaatan sumber daya yang ada di cagar biosfer ini," ujarnya.

Abdul Manan mengungkapkan bahwa Suku Bajau akan mengambil peran utama dalam kerjasama atau kolaborasi multi-pihak untuk memberi kontribusi lebih terhadap sumber daya perikanan kelautan dan pariwisata.

"Serta sumber daya lainnya yang ada di cagar biosfer," ungkapnya.

Adapun tiga poin isi deklarasi masyarakat Suku Bajau di Wakatobi, yaitu:

  1. Mengambil peran terdepan dalam rangka menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di kawasan Cagar Biosfer Wakatobi, melalui penerapan pengetahuan tradisional dan praktik baik Suku Bajau untuk penghidupan yang berkelanjutan.
  2. Menjadi bagian utama dari kolaborasi multi-pihak untuk bersama-sama meningkatkan kontribusi dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem Cagar Biosfer Wakatobi.
  3. Mengajak Suku Bajau se-Asia Tenggara berkolaborasi mengoptimalkan pemanfaatan Cagar Biosfer berbasis maritim untuk melestarikan budaya, tradisi, dan cara hidup Suku Bajau yang unit sebagai bagian integral warisan Cagar Biosfer.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.