Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Core Estimasikan Ekonomi RI Kuartal I 2024 Tumbuh 4,9-5,1 Persen

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Core Estimasikan Ekonomi RI Kuartal I 2024 Tumbuh 4,9-5,1 Persen Doc: ANTARA/M Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan virtual Research Director of Macroeconomics Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Akbar Susanto dalam "Core Quarterly Review 2024: Tantangan Ekonomi di Tengah Transisi Pemerintahan" di Jakarta, Kamis (25/4).

JAKARTA - Center of Reform on Economics (Core) Indonesia mengestimasikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2024 mencapai sebesar 4,9-5,1 persen. Core Indonesia membuat hitung-hitungan. Estimasi ini artinya sudah lewat ya karena triwulan I berlangsung pada Januari-Maret, tetapi hitungannyaquick(cepat).

"Estimasi kami pada triwulan I tahun 2024, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mungkin sekitar 4,9-5,1 persen," kata Research Director of Macroeconomics Core Indonesia, Akbar Susanto dalam "CoreQuarterly Review 2024: Tantangan Ekonomi di Tengah Transisi Pemerintahan" secara virtual di Jakarta, Kamis (25/4).

Seperti dikutip dari Antara, Akbar mengatakan ada sejumlah pertimbangan mengapa pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 diperkirakan sebesar 4,9-5,1 persen.

Melihat dari faktor pendorong, penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi karena menggerakkan konsumsi rumah tangga hingga konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT).

Selain itu, tambah Akbar, juga Ramadan yang menjadi momentum masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih banyak hingga belanja lebih melimpah.

Adapun faktor penekan dari pertumbuhan ekonomi Indonesia ialah ekspor Indonesia yang mengalami penurunan cukup tajam disebabkan peningkatan harga komoditas migas (minyak dan gas) serta penurunan permintaan komoditas strategis.

Kemudian, juga pelemahan nilai tukar rupiah dan peningkatan harga komoditas dunia yang menekan impor pada kuartal I 2024.

"Jadi, ada kombinasi itu, tapi dengan kombinasi ini berdasarkan hitung-hitungan kami masih kemungkinan Indonesia akan tumbuh 4,9-5,1 (persen). Nilai ini sebenarnyagakjelek-jelek amat kalau dibandingkan dengan apa yang proyeksikan selama tahun 2024," ucap Akbar.

Pada November 2023, pihaknya disebut menyampaikanoutlook perekonomian Indonesia 2024 yang diproyeksikan bertumbuh 4,9-5,0 persen.

"Kalau sekarang kita 4,9-5,1 persen artinya kami mengatakan bahwa batas bawahnya sama, tapi batasnya masih mungkin lebih dari pada yang kami proyeksikan untuk periode setahun 2024 ini," ungkap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Hari Ini Indonesia Berharap Pecah Telor untuk Medali Emas

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.