Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Gunung Ruang Masih Siaga, Warga Diimbau Patuhi Radius Bahaya 4 Km dari Kawah

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Status Gunung Ruang Masih Siaga, Warga Diimbau Patuhi Radius Bahaya 4 Km dari Kawah Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Gunung Ruang di Pulau Ruang Kabupaten Kepulauan Sitaro (pascaerupsi).

MANADO -Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) meminta masyarakat mematuhi radius bahaya Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

"Masyarakat di sekitar Gunung Ruang, serta pengunjung/wisatawan diharapkan tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius empat kilometer dari pusat kawah aktif," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Ruang Farid Ruskanda Bina dalam laporan aktivitas Gunung Api Ruang pukul 00.00 - 06.00 WITA, di Manado, Kamis (25/4).

Rekomendasi berikutnya, masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius empat kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius tersebut.

Masyarakat juga diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Rekomendasi lainnya, masyarakat di sekitar Gunung Ruang diharapkan tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas gunung tersebut melalui aplikasi MAGMA Indonesia.

Secara visual, kata Farid, Gunung Ruang tampak jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 100-150 meter di atas puncak kawah.

Terekam sebanyak dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 8-9 milimeter selama 7-8 detik.

Terekam juga dua gempa vulkanik dalam amplitudo 10-15 milimeter, S-P : 0.8-1.47 detik selama 10-12.5 detik, serta gempa tektonik jauh sebanyak lima kali dengan amplitudo 3-15 milimeter, S-P : tidak terbaca selama 67-130 detik.


"Status Gunung Ruang level III siaga," kata Farid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.