BKSDA Kalsel kirim dua tim cari buaya liar di kawasan Pantai Batakan

Selasa, 23 Apr 2024, 16:27 WIB

Banjarbaru - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengirim dua tim patroli untuk memantau dan mencari keberadaan dua ekor buaya liar di muara sungai dan kawasan Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut.

"Ada satu korban mengalami luka karena diserang buaya di area muara sungai pada beberapa pekan lalu, setelah itu kami berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah daerah untuk upaya penangkapan," kata Pelaksana Tugas Kepala BKSDA Kalsel Suwandidikonfirmasi di Banjarbaru, Selasa.

Ia menyebutkan timnya telah memasang perangkap apung berupa kandang jebak di muara sungai yang berdekatan dengan Pantai Batakan.

Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan dua ekor buaya yang memiliki bobot cukup besar itu.

"Umpan yang kami pasang di perangkap belum disentuh buaya, bahkan sudah kami pindah tempat beberapa kali sehingga kami tugaskan dua tim patroli agar lebih intens mengawasi area sekitar," ujarnya.

Ia mengatakan tim masih bekerja di lapangan, sedangkan pihaknya akan segera menerima laporan dalam waktu tiga hari ke depan terkait dengan perkembangan pantauan buaya liar tersebut. Terkait dengan informasi beredar di media sosial yang menyebutkan sembilan ekor buaya muncul, dia menyatakan, informasi tersebut dipastikan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, BKSDA Kalsel menugaskan tim untuk mengidentifikasi penyebab buaya muncul di muara sungai, bahkan hingga area wisata Pantai Batakan.

Menurut dia, tentu ada penyebab buaya liar sampai muncul ke permukiman warga dan kawasan pantai, sepertihabitatdi hulu terganggu sehingga muncul ke hilir untuk mencari makanan.

Oleh karena itu, BKSDA Kalsel mencoba menelusuri faktor penyebab kemunculan buaya karena sejauh ini belum pernah ada buaya liar muncul di area wisata pantai.

"Kami mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di muara sungai dan kawasan Pantai Batakan. Jika menemukan tanda-tanda kemunculan buaya, segera hubungi BKSDA Kalsel atau pemerintah daerah setempat," ujar Suwandi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.