Penurunan Penerimaan Siswa Lulusan Kurikulum Merdeka di SNBP Bisa Lebih Parah

Senin, 22 Apr 2024, 20:02 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menilai, penurunan penerimaan siswa lulusan Kurikulum Merdeka dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) bisa lebih parah. Pihaknya menerima aduan dari kepala sekolah di Sekolah Penggerak angkatan pertama, khususnya di daerah Jawa Barat.

"Beberapa kepala sekolah mengklaim penurunan mencapai 40% hingga 70% dari tahun sebelumnya. Artinya, data-data yang disampaikan ini juga belum tentu benar, bisa saja lebih parah," ujar Ferdiansyah, dalam siaran Ngopi Seksi secara daring, Minggu (21/4).

Ket. Foto: Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah,dalam siaran Ngopi Seksi secara daring, Minggu (21/4). — Sumber: muhamad marup

Dia menilai, ada perbedaan kurikulum antara sekolah penggerak dan sekolah lainnya masih menggunakan kurikulum 2013 atau K-13. Menurutnya, ada kekhawatiran bahwa dalam proses seleksi, peserta dari sekolah penggerak disamakan dengan sekolah lain.

"Kita perlu verifikasi dan klarifikasi juga. Jangan-jangan ketika ikut ujian SNBP atau ada persyaratan SNBP masih pakai kurikulum 2013. Belum kurikulum Merdeka Belajar," jelasnya.

Ferdiansyah menilai, perlu ada kajian lebih jauh tentang implementasi Kurikulum Merdeka. Menurutnya, kajian yang ada saat ini melalui survei persepsi yang belum merekam kondisi sebenarnya di lapangan.

"Harusnya kalau bisa, sensus saja. Kalau efektivitas dinilai dari hasil belajar, maka asesmen tentang hasil belajar yang berkelanjutan dari proses kurikulum merdeka ini belum dilakukan," terangnya.

Indikator Keberhasilan

Sementara itu, Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Ganefri, menyebut, SNBP bukan salah satu patokan mengukur keberhasilan Kurikulum Merdeka. Dia memastikan tidak ada diskriminasi penggunaan Kurikulum Merdeka dalam seleksi tersebut.

Dia menyebut, bisa saja mengukur keberhasilan Kurikulum Merdeka melalui SNBT. Selain berbasis tes yang valid dan terukur, soal SNBT sejalan dengan Kurikulum Merdeka.

"Soal SNBT ini memang lebih banyak dan sejalan juga dengan kru-kru merdeka sebenarnya. Karena lebih diutamakan menilai mengukur tingkat penalaran daripada calon siswa itu," katanya.

Ganefri menyebut, tahun ini memang ada beberapa kebijakan baru dari PTN terkait SNBP. Dia menjelaskan, beberapa PTN membuat kebijakan untuk memperluas akses jumlah SLTA yang diterima serta ada penurunan kuota SNBP di beberapa PTN.

"Ada juga beberapa PTN yang diterima dari Sekolah Penggerak, lebih banyak dibandingkan yang diterima tahun yang lalu," ucapnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.