Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jajaran BPIP Melayat ke Rumah Duka Peserta Seleksi Paskibraka di Jabar

📅 Minggu, 21 Apr 2024, 04:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jajaran BPIP Melayat ke Rumah Duka Peserta Seleksi Paskibraka di Jabar Doc: ANTARA/HO-BPIP.
Ket. Kepala BPIP Yudan Wahyudi melayat ke rumah duka salah satu peserta seleksi Paskibraka, Kayla Nur Sifa di Kampung Cibentang, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (20/4/2024).

Jakarta - Jajaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melayat ke rumah duka salah satu peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kayla Nur Sifa di Kampung Cibentang, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu.

Kepala BPIP Yudan Wahyudi menyampaikan belasungkawa dan mendoakan serta meminta keluarga untuk bersabar dan tegar dalam menghadapi ujian tersebut.

"Ini merupakan ujian, Insya Allah almarhumah meninggal dalam keadaan syahid karena sedang dalam keadaan bertugas," kata Yudan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, tujuan Kayla untuk menjadi Paskibraka sangat mulia dan patut diapresiasi setinggi-tingginya. Sebab, menjadi Paskibraka perlu kemauan, rasa nasionalisme dan kecintaan yang tinggi terhadap bangsa Indonesia.

"Tujuan almarhumah untuk menjadi Paskibraka sangat mulia karena memiliki nasionalisme dan sebagai contoh generasi bangsa yang berkarakter Pancasila. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kemauan luhur almarhumah," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Prakoso berharap perjuangan Kayla dapat menginspirasi banyak generasi muda yang mengikuti seleksi Paskibraka.

Ia pun menyampaikan belasungkawa terkait meninggalnyaKayla.

"BPIP mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya, cita-cita luhur almarhumah untuk menjadi Paskibraka harus kita apresiasi setinggi-tingginya," ujarPrakoso.

Orang tua Kayla,Cecep Suryatna mengaku ikhlas dan pasrah atas meninggalnyaputrinya. Mereka menganggap semuanya sudah menjadi takdir Allah SWT, bahkan tidak akan menuntut apa pun.

"Kita sadar bahwa itu memang takdir dari Allah yang harus diterima," ucap Cecep.

Dia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak BPIP yang sudah berkunjung dan mendoakan Kayla.

"Kami sangat berterima kasih karena BPIP sudah peduli terhadap musibah ini," pungkasnya.

Dalam kunjungan itu, rombongan BPIP secara simbolis memberikan santunan kepada keluarga Kayla. Hal ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen BPIP sebagai koordinator program Paskibraka Nasional.

Kayla Nur Sifa merupakan salah satu peserta seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Sukabumi dari Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Cisaat. Ia meninggal usai mengikut tes fisik (lari) sepanjang dua kilometer pada hari Jumat (19/4).

Kayla duduk di kelas 10 SMAN 1 Cisaat Sukabumi dan aktif sejak kecil mengikuti kegiatan Pramuka ataupun Paskibra. Bahkan menurut keluarganya, Kayla memiliki cita-cita sebagai polisi wanita (Polwan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.