KLHK: Menanam Satu Pohon untuk Hasilkan Oksigen

Sabtu, 20 Apr 2024, 11:29 WIB

BIAK - Gerakan menanam pohon di Kabupaten Biak Numfor, Papua dilakukan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertujuan untuk menjaga alam Papua sebagai penghasil oksigen dan menjadi benteng terakhir paru paru dunia.


"Dengan aksi menanam pohon untuk menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis yang dapat menyuplai energi melalui cahaya matahari, CO2, dan air yang diserap dalam tanah melalui akar," ujar Kepala Pusat Perencanaan SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tuti Herawati seusai penanaman bibit pohon di Kabupaten Biak Numfor, Jumat (19/4).

Ia mengatakan, gerakan menanam pohon memiliki tujuan untuk melestarikan lingkungan dan memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia.

Selain untuk pencegahan banjir, lanjut dia, pohon juga sebagai paru-paru dunia karena dapat menyerap berbagai macam polusi dan menjadikan udara menjadi bersih.

Manfaat dari menanam pohon, menurut Tuti, dapat meningkatkan kualitas udara di sekitar kita.

Karena pohon-pohon ini akan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen melalui fotosintesis.

"Pohon-pohon juga dapat menangkap partikel debu dan polutan dari udara," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Papua Edward Sembiring mengatakan, pohon menghasilkan oksigen menjadi kebutuhan kehidupan sehari-hari manusia di muka bumi.

"Dengan kita menanam pohon di areal hutan Papua akan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi kehidupan manusia di dunia," katanya.

Ia mengajak semua warga Kabupaten Biak Numfor untuk ikut mendukung program penanaman pohon.

Penanaman pohon di areal tanam burung dan anggrek di Kampung Ruar Distrik Biak Timur dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam KLHK Tasdiyanto dan Staf Ahli Bupati Biak Elkanus Rumpaidus.

Berbagai jenis tanaman yang ditanam yakni matoa, bintanggor, suref, trembesi dan anggrek macan khas Papua.

Ket. Foto: Gerakan menanam pohon di Kabupaten Biak Numfor,Papua bertujuan menghasilkan oksigen untuk kebutuhan sehari-hari. — Sumber: ANTARA/Muhsidin

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.