Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi V Evaluasi Mudik, ASDP Harus Tambah Dermaga di Lintasan Penyeberangan Merak-Bakauheni

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi V Evaluasi Mudik, ASDP Harus Tambah Dermaga di Lintasan Penyeberangan Merak-Bakauheni Doc: dpr.go.id
Ket. Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama.

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama mengevaluasi pelayanan angkutan penyeberangan pada musim mudik Lebaran 2024. Ia menyoroti kemacetan pada lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni.

Hal itu dinilai terjadi akibat infrastruktur dermaga tidak memadai, sehingga olah gerak kapal feri amat terbatas. Karena itu, ia mendesak ASDP segera menambah jumlah dermaga yang masih kurang, di mana saat ini hanya tersedia 7 (tujuh) buah dermaga.

Di sisi lain, selain penambahan dermaga dan kapal, Ia juga mendorong perbaikan manajemen lalu lintas penyeberangan di Merak-Bakauheni. "Dan juga pelabuhan lainnya yang dikelola ASDP seperti Ketapang dan Gilimanuk secara menyeluruh," usul Legislator Dapil NTB 1 di Jakarta, Kamis (18/4), dalam keterangan yang dikutip Parlementaria.

"Saya juga mengapresiasi Kemenhub yang berencana menambah lebih dari 1.000 kapal untuk mengantisipasi kepadatan dermaga, tapi sebaiknya penambahan kapal itu juga disertai perbaikan manajemen atau pengelolaannya," imbuhnya.

Saat ini, kata dia, pengelolaan dermaga atau operator terminal penyeberangan yang ada di Merak-Bakauheni sekaligus juga pengelolaan kapal penyeberangan atau operator feri dilakukan oleh ASDP. "Jika ASDP tidak dapat mengelolanya, maka dampaknya jadi sangat besar karena berada di tangan yang sama," tegas SJP.

Lintasan penyeberangan dan kapal-kapal penyeberangan yang melayaninya berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Namun, di sisi lain, urusan kapal berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Saat memasuki H-3 Lebaran kemarin, antrean kendaraan masih terjadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten pada Minggu (7/4). Antrean kendaraan di Pelabuhan merak terpantau hingga 18 km. Antrean tersebut terjadi mulai dari fly over merak hingga gerbang tol merak sejauh 5,7 km. Lalu dari gerbang tol merak hingga Km 87 arah Merak sejauh 13 km.

Pada pukul 10.30 WIB, kantong-kantong parkir di tujuh dermaga Pelabuhan Merak terisi oleh kendaraan yang didominasi mobil pribadi. Antrean juga terjadi di toll gate atau loket pemeriksaan tiket dermaga eksekutif maupun reguler.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.