Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang Pejalan Kaki ke Banten Masih Padati Pelabuhan Bakauheni pada H+6

📅 Rabu, 17 Apr 2024, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penumpang Pejalan Kaki ke Banten Masih Padati Pelabuhan Bakauheni pada H+6 Doc: antarafoto
Ket. Penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni.

LAMPUNG SELATAN - Penumpang pejalan kaki yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten, masih terus memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Rabu (17/4) siang atau H+6 Lebaran 2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi para penumpang pejalan kaki terus berdatangan memadati terminal reguler dan ruang tunggu di pelabuhan tersebut.

Tidak hanya berdatangan, para calon penumpang kapal juga memenuhi jembatan penyeberangan menuju kapal dermaga satu dan dua untuk menunggu keberangkatan kapal.

Salah satu pemudik dari Lampung Timur Sarmani mengatakan ia bersama keluarganya memilih mudik setelah puncak arus balik selesai agar tidak terjebak kemacetan.

"Iya, seharusnya Senin kemarin, tapi pada puncak arus balik kemarin ramai pemudik pasti macet, jadinya memilih hari ini agar tidak macet-macetan di jalan," kata Sarmani saat diwawancarai di Bakauheni, Rabu.

Ia juga mengatakan fasilitas dan pelayanan petugas di Pelabuhan Bakauheni cukup baik dan merasa terbantu oleh petugas untuk menuju ruang tunggu pelabuhan.

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Rudi Sunarko mengatakan berdasarkan data 24 jam Angkutan Lebaran 2024 di Pelabuhan Bakauheni, jumlah penumpang yang menyeberang menuju Merak sebanyak 110.483 orang.

Ia mengatakan jumlah penumpang itu terdiri atas penumpang pejalan kaki 8.767 orang dan penumpang di dalam kendaraan mencapai 101.716 orang.

Pihaknnya memastikan kesiapan armada kapal untuk melayani mobilisasi penumpang pada periode Angkutan Lebaran 2024.

PT ASDP, kata dia, juga menyiapkan berbagai fasilitas pelabuhan dan kapal guna memastikan kenyamanan penumpang pada mudik Lebaran 2024.

Rudi Sunarko mengimbau kepada para pengguna jasa penyeberangan agar dapat membeli tiket Ferizy dari jauh hari. "Kami mengimbau untuk calon pemudik dari Sumatera ke Jawa yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari," ujarnya.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberlakukan ketentuan baru pembelian tiket online kapal feri sejak 11 Desember 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.