Pengunjung Kebun Raya Bogor Mencapai Rekor

Selasa, 16 Apr 2024, 04:00 WIB

BOGOR - Masyarakat yang rekreasi ke Kebun Raya Bogor membeludak mencapai rekor pada hari Sabtu (13/4). Jumlahnya mencapai 10.000 lebbih. "Padahal pada akhir pekan biasa paling banyak 5.000 orang, " ujar General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya Zaenal Arifin di Kota Bogor, Sabtu.

Dia mengatakan beberapa hari setelah lebaran jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor cukup ramai lebih dari 5.000 perhari. Di mana pada hari biasa selain akhir pekan rata-rata pengunjung 3.000 orang.

Ket. Foto: Suasana Kebun Raya Bogor. — Sumber: ANTARA/HO-Kebun Raya Bogor

Namun ini masih jauh dari target 20.000 perhari. Menghadapi lonjakan pengunjung, Zaenal telah mempersiapkan semua optimalisasi pelayanan publik seperti kebersihan, pengamanan, tiket, serta penambahan fasilitas kendaraan listrik untuk pengunjung.

Selain itu, lanjut dia, Kebun Raya Bogor juga bekerja sama dengan beberapa tempat untuk parkir kendaraan. Lantaran kendaraan bermotor yang bisa masuk jumlahnya dibatasi. "Kita kerja sama dengan BTM, Rumah Sakit Siloam. Mereka bisa menampung sekitar 1.000 kendaraan," ucapnya.

Sebagai mitra pengelola empat Kebun Raya mulai dari Bogor, Cibodas, Bali, dan Purwodadi, Zaenal menyampaikan, PT. Mitra Natura Raya sangat mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pengunjung dengan mengoptimalkan pelayanan publik.

"Dalam menghadapi lonjakan pengunjung di libur lebaran tahun ini, berbagai pelayanan kami tingkatkan. Kami juga mengajak pengunjung untuk menjaga keasrian dan kebersihan Kebun Raya bersama-sama," ujarnya.

Tunggu 8 Jam

Sementara itu, masyarakat yang ingin libur ke Puncak harus rela menunggu rekayasa lalu lintas satu arah atau one way selama delapan jam yang dilakukan oleh kepolisian di sepanjang Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu. Mereka memarkirkan kendaraannya di jalan kecil yang berada di sekitar Simpang Gadog karena one way masih diberlakukan dari arah Puncak ke arah Jakarta hingga pukul 20.00 WIB.

Rekayasa lalu lintas itu sudah diberlakukan sejak pukul 11.30 WIB, sehingga sejak waktu tersebut tidak ada lagi kendaraan dari arah Jakarta yang bisa melaju ke arah Puncak. Seorang warga asal Bekasi, Ade Saputra (36), mengaku telah menunggu sejak jam 12.00 WIB. Mobilnya terparkir di antrean paling depan karena merupakan pengendara pertama yang terkena penutupan jalur untuk penerapan one way.

Sambil duduk di mobil sedannya yang berwarna kuning, dia mengaku telah menyewa penginapan di kawasan Puncak untuk berlibur bersama istri serta kedua anaknya. Maka dari itu, dia pun rela menunggu berjam-jam karena sudah kadung menyewa penginapan tersebut.

"Sudah tanggung, mau cari jalur alternatif juga tanggung, takutnya macet juga. Ya nikmati aja," kata Ade saat ditemui. Selama delapan jam, dia mengaku menunggu bersama anak-anaknya sambil sesekali keluar mobil untuk mencari makan dan menghilangkan kejenuhan. Dia pun menyayangkan karena minimnya informasi terkait durasi one way di jalur Puncak.

"Lebih enak kalau ada pemberitahuan dari jam berapa sampe jam berapa, kan udah ada media sosial juga ya," kata dia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.