Upaya Wujudkan Perdamaian, Menlu Wang Yi dan Antony Blinken Bicarakan Timur Tengah Via Telepon

Sabtu, 13 Apr 2024, 07:46 WIB

Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berbicara dengan mitranya Menlu Amerika Serikat Antony Blinken melalui sambungan telepon untuk membahas situasi terkini di Timur Tengah.

"Pada Kamis malam 11 April, Menteri Luar Negeri Wang Yi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken melalui telepon atas permintaan AS. Menteri Blinken berbagi pandangan AS mengenai situasi saat ini di Timur Tengah," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing pada Jumat.

Menurut Mao Ning, Menlu Wang Yi mengatakan Tiongkok mengutuk keras serangan terhadap Konsulat Iran di Suriah.

"Menlu Wang Yi menekankan keamanan misi diplomatik tidak dapat diganggu gugat dan kedaulatan Iran dan Suriah harus dihormati," tambah Mao Ning.

Peningkatan eskalasi di Timur Tengah, menurut Wang Yi merupakan dampak terbaru dari konflik Gaza.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah mengakhiri konflik secepat mungkin. Tiongkok menyerukan kepada pihak-pihak yang berkonflik untuk menerapkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2728, segera menerapkan gencatan senjata, dan menghentikan krisis kemanusiaan," ungkap Mao Ning.

Mao Ning mengemukakan bahwa Tiongkok akan terus memainkan peran konstruktif dalam menyelesaikan masalah Timur Tengah dan membantu meredakan situasi.

"Secara khusus AS juga perlu memainkan peran konstruktif," ujarMao Ning.

Konflik di Timur Tengah memanas sejak 7 Oktober 2023 saat Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza menyusul serangan oleh Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Saat ini lebih dari 33.100 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, dan lebih dari 75.800 orang terluka selain menyebabkan kehancuran massal, pengungsian dan menyebabkan sebagian besar penduduk berada di ambang kelaparan.

Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran pasca serangan Israel ke konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April yang sedikitnya menewaskan 13 orang, termasuk tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Diantara mereka yang tewas adalah Jenderal Mohammad Reza Zahedi, seorang komandan senior Pasukan Quds IRGC di Suriah dan Lebanon, dan wakilnya Jenderal Hadi Haj Rahemi.

Ketegangan bertambah karena penasihat militer utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan tidak ada satu pun kedutaan Israel yang aman sehingga Israel pun menutup 28 misi diplomatik di wilayah Asia Timur sebagai antisipasi aksi pembalasan Iran.

Hal itu kemudian dibalas dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz yang menyatakan pada Rabu (10/4) bahwa militer negaranya akan menyerang Iran secara langsung jika Teheran melancarkan serangan dari wilayahnya terhadap Israel.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.