Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag Yaqut Imbau Umat Islam Jaga Ketertiban Selama Masa Lebaran 2024

📅 Rabu, 10 Apr 2024, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag Yaqut Imbau Umat Islam Jaga Ketertiban Selama Masa Lebaran 2024 Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada sidang isbat penetapan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (9/4/2024).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau seluruh umat Islam agar menjaga ketertiban selama masa Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 H.

"Imbauan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Lebaran dan masa liburan," kata Menag Yaqut pada konferensi pers sidang isbat di Jakarta, Selasa (9/4).

Ia menjelaskan, hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab bersama sebagai Warga Negara Indonesia.

Menag juga mengatakan bahwa perjuangan politik setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah usai, maka sudah saatnya seluruh umat Islam kembali menuju Fitri dan menjadi pribadi yang jernih.

"Perjuangan politik sudah usai, kita doakan agar Indonesia bisa segera mendapatkan kejayaan dan kemajuannya, perjuangan menuju Fitri juga sudah usai, semoga kita semua kembali menjadi pribadi-pribadi yang murni, jernih, tanpa ada dosa satu dengan yang lainnya," ujar dia.

Ia mengutarakan, saling memaafkan adalah tujuan untuk mencapai ridho Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa.

"Karena itu, sejatinya tujuan kita bersama untuk mencapai ridho Allah SWT bersama. Selamat Idul Fitri 1445 Hijriah, saya mewakili pemerintah Indonesia, maafkan kami lahir dan batin," tuturnya.

Pemerintah melalui Kemenag telah menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 2024 Masehi jatuh pada Rabu (10/4).

Hal tersebut ditentukan berdasarkan ketinggian hilal yang berkisar antara 4 derajat 52,7 menit sampai 7 derajat 37,8 menit dan elongasi berkisar antara 8 derajat 23,68 sampai 10 derajat 12,94 menit.

Sedangkan menurut kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura atau MABIMS, angka tersebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal atauimkanu rukyatdengan tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi sebesar 6,4 derajat.

Sidang isbat digelar Kamis sejak pukul 17.00 WIB sampai ditutup dengan penetapan 1 Syawal/Idul Fitri pada pukul 19.00 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.