Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PVMBG Siapkan Tim Tanggap Darurat Gunung Marapi Selama Libur Lebaran

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 14:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
PVMBG Siapkan Tim Tanggap Darurat Gunung Marapi Selama Libur Lebaran Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Ket. Petani melintas saat Gunung Marapi mengeluarkan abu vulkanik yang terlihat dari kaki Gunung Singgalang, Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (7/1/2024).

BUKITTINGGI - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyiapkan tim tanggap darurat selama libur Idul Fitri 1445 Hijriah yang dipusatkan di Posko Pengamatan Gunung Api, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

"Tim tanggap darurat ini akan memantau aktivitas Gunung Marapi secara intensif sehubungan juga dengan suasana libur Idul Fitri," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Marapi PVMBG Ugan Saing di Bukittinggi, Selasa (9/4).

Ugan memastikan PVMBG melalui tim tanggap darurat akan terus bekerja selama libur Lebaran untuk memberikan perkembangan atau informasi terkait aktivitas gunung api 2.884 meter di atas permukaan laut (mdpl).

PVMBG juga melaporkan evaluasi Gunung Marapi periode 1 hingga 7 April 2024. Dalam rentang waktu tersebut PVMBG mencatat gempa tektonik jauh masih mendominasi.

Rinciannya lima kali gempa letusan, 23 kali gempa hembusan, empat gempa low frequency, dua kali gempa hibrid/fase banyak, satu kali gempa vulkanik dangkal, tiga kali gempa vulkanik dalam, 13 kali gempa tektonik lokal serta 28 kali gempa tektonik jauh.

Kemudian untuk perkembangan aktivitas Gunung Marapi hingga 8 April 2024, kata dia, antara lain intensitas erupsi/letusan cenderung menurun bila dibandingkan satu minggu sebelumnya, termasuk aktivitas hembusan asap.

Letusan yang terjadi menghasilkan tinggi kolom abu maksimum 1.500 meter di atas puncak. Tinggi kolom abu letusan ini masih lebih rendah daripada tinggi kolom abu letusan utama pada 3 Desember 2023 yang mencapai 3.000 meter di atas puncak.

Gempa letusan dan gempa hembusan menunjukkan penurunan dan tergolong rendah. Gempa letusan terekam 0-2 kali per hari dan gempa Hembusan 1-9 kali per hari.

Gempa yang berkaitan dengan dorongan/tekanan magma seperti gempalow frequency, vulkanik dangkal, dan vulkanik dalam mengalami penurunan. Hal ini mengindikasikan bahwa pasokan dan migrasi magma dari kedalaman mengalami penurunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.