Selamat Datang Bapa Suci Paus Fransiskus

Senin, 08 Apr 2024, 13:47 WIB

JAKARTA - Masyarakat Indonesia, khususnya umat Katolik, menyambut gembira kabar bahwa Bapa Suci Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia tanggal 3-6 September 2024. "Namun, kepastiannya masih menunggu dari Vatikan dan pemerintah Indonesia," tutur Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Antonius Subianto, Pr, Senin (8/4).

Uskup Bandung itu menjelaskan, sudah ada surat menyurat antara Vatikan dan pemerintah Indonesia. "Presiden juga sudah mengirim surat undangan ke Vatikan agar Paus berkunjung ke Indonesia," tandas Ketua KWI. Selain itu, juga sudah ada kontak dengan kementerian luar negeri.

Ket. Foto: Paus Fransiskus — Sumber: aloysius

Sedangkan menurut Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo, Paus tidak hanya ke Indonesia, tetapi juga ke Timor Leste, Papua Nugini, Singapura, dan Vietnam. Namun, kepastian kunjungan itu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Indonesia dan Vatikan.

Karena waktunya mepet, menurut Kardinal, KWI sudah menyiapkan kepanitian untuk menyambut Paus, termasuk komunikasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah dan tokoh-tokoh.

Sudah ada Nota Verbal Duta Besar Takhta Suci untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo kepada Menlu RI dan surat jawaban positif Menlu RI. Namun, Mgr Anton mewanti-wanti bahwa sebelum ada pengumuman resmi kepastian kedatangan dari pemerintah Indonesia dan Vatikan, maka rencana kedatangan Bapa Suci Fransiskus ke Indonesia tersebut masih bersifat tentatif.

Kardinal mengajak semua untuk mendoakan Bapa Suci agar diberi kesehatan. Dia mengingatkan, semua orang ingin bersalaman dengan Paus, tetapi itu tidak mungkin. "Semua harus memahami kondisi Paus," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.