Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Daop 8 kerahkan 98 personel daerah pantauan khusus

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 16:56 WIB | Oleh:
KAI Daop 8 kerahkan 98 personel daerah pantauan khusus Doc: ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
Ket. Sejumlah petugas dan relawan berjaga di pinggir jalur rel kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu (7/4/2024).

Surabaya - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengerahkan 98 personel ke sejumlah daerah pantauan khusus yang dinilai memiliki potensi risiko dan menyebabkan gangguan perjalanan KA pada masa arus mudik Angkutan Lebaran 2024.

Rinciannya, terdiri atas 41 petugas pemeriksa jalur ekstra, 30 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra dan 27 petugas daerah pemantauan khusus.Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Surabaya, Minggu, mengatakan ada sembilan daerah yang mendapat perhatian khusus, yakni antara Stasiun Sumberrejo-Bowerno Bojonegoro, Bowerno-Babat, emplasemen Waru, emplasemen Malang, Kepanjen-Ngebruk, Sumberpucung-Pogajih, Wonokromo-Waru BH 52, Wonokromo-Waru BH 54 dan Malang-Malang Kota Lama."Daerah tersebut berpotensi menyebabkan gangguan perjalanan KA terutama berkaitan dengan faktor keselamatan dan kelancaran KA. Disamping itu, kami juga menyediakan AMUS atau alat bantu darurat yang terdiri dari peralatan kerja dan material di antaranya bantalan rel dan batu balas pada lokasi terdekat," ujarnya.Potensi gangguan tersebut, kata Luqman, antara lain daerah rawan bencana seperti banjir, longsor, amblesan tanah dan bangunan khidmat rawan.Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk mentaati aturan yang berlaku terkait penggunaan pengisian daya listrik atau stop kontak di dalam kereta sesuai peruntukannya.Luqman menjelaskan, fasilitas stop kontak atau colokan listrik yang tersedia di setiap kursi kereta api hanya dapat digunakan untuk mengisi daya gawai seperti ponsel, tablet, atau komputer jinjing (laptop)."Selain gawai, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api," kata Luqman Arif.Penggunaan alat elektronik dengan daya listrik besar secara berlebihan dan bersamaan, dikhawatirkan dapat mengganggu fungsi kelistrikan kereta api secara keseluruhan.Namun, pihaknya mengimbau apabila penumpang mengalami kendala saat dalam perjalan, seperti pendingin ruangan (AC) kurang berfungsi optimal, dapat segera menghubungi petugas kondektur yang berdinas agar segera ditindaklanjuti."KAI mengimbau kepada pelanggan untuk saling menghormati dan menghargai di antara sesama pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman," ucap Luqman."Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, menjaga fasilitas kereta api dan stasiun karena layanan kereta api merupakan fasilitas umum," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.