Bapanas Akan Menjaga Harga Gabah Tidak Turun Drastis Selama Panen Raya

Jumat, 05 Apr 2024, 00:00 WIB

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan akan menjaga harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sehingga tidak turun drastis selama masa panen raya. "Panennya sudah agak banyak. Bulan Maret 3,8 juta ton, bulan April ini total (prediksi panen) nasional itu 4,9 juta ton sehingga fokus kita adalah menjaga harga petani," kata Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, dalam keterangan di Jakarta, Kamis (4/4).

Seperti dikutip dari Antara, Arief menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau stok pangan dan penyerahan bantuan pangan beras 10 kg kepada penerima manfaat di Kompleks Pergudangan Bulog Manggis, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Ket. Foto: Badan Pangan Nasional (Bapanas) — Sumber: ISTIMEWA

Arief mengatakan salah satu langkah yang dilakukan Badan Pangan Nasional untuk menjaga harga gabah di tingkat petani adalah dengan memberlakukan fleksibilitas kepada Perum Bulog untuk HPP gabah kering panen menjadi 6.000 rupiah per kilogram (kg) dari yang sebelumnya 5.000 rupiah per kg.

Lanjut Arief mengatakan hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk selalu mengingatkan bahwa saat panen raya padi, harga di tingkat petani tidak boleh jatuh sehingga pemerintah hadir memastikan bersama Perum Bulog yang telah ditugaskan untuk menyerap produksi dalam negeri sebagai stok cadangan beras pemerintah (CBP).

"Per kemarin (Rabu 3/4), kita telah berikan kebijakan fleksibilitas harga pembelian gabah dan beras. Dengan itu, Bulog dapat menjalankan perannya untuk menyerap hasil petani kita dan di sisi lain harga petani pun dapat terjaga," terang Arief.

Jaring Pengaman

Arief berharap dengan adanya fleksibilitas harga pembelian gabah yang akan berlaku dari tanggal 3 April sampai 30 Juni 2024, dapat menjadi jaring pengaman bagi produsen gabah dan beras, sehingga harga tidak terlampau turun jauh pada saat panen raya.

Selain itu dapat meningkatkan stok cadangan beras pemerintah yang berasal dari produksi dalam negeri.

Selanjutnya, gabah kering giling (GKG) di Gudang Perum Bulog yang sebelumnya 6.300 rupiah per kg mengalami fleksibilitas menjadi 7.400 rupiah per kg. Sementara HPP beras di Gudang Perum Bulog dengan derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air 14 persen, butir patah maksimal 20 persen, dan butir menir maksimal 2 persen yang sebelumnya 9.950 rupiah per kg difleksibelkan menjadi 11.000 rupiah per kg.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.