Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedatangan bus di Terminal Mangkang Semarang mulai naik

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 16:51 WIB | Oleh:
Kedatangan bus di Terminal Mangkang Semarang mulai naik Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Sebuah bus melintas di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

Semarang - Kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dari Jakarta dan Jawa Barat di Terminal Mangkang, Semarang, pada Kamis atau H-6 Hari Raya Idul Fitri 2024 sudah mulai meningkat.

"Biasanya kedatangan hanya 20 bus sehari, sekarang sudah sampai 50 bus perhari," kata Kepala Terminal Tipe A Mangkang Semarang Reno Adi Pribadi, di Semarang, Kamis.

Menurut dia, bus yang datang memang didominasi jurusan dari Jakarta dan Jawa Barat dengan tujuan akhir Semarang atau Surabaya.

Untuk kedatangan penumpang di Terminal Mangkang, ia menyebutkan sekitar 1.870 orang, sedangkan keberangkatan penumpang kurang lebih 1.900 orang.

"Keberangkatan penumpang juga bervariasi, seperti ke Solo, Surabaya, ada juga yang ke Cirebon," katanya.

Menyambut arus mudik dan balik Lebaran 1445 Hijriah, ia memastikan telah menyiapkan berbagai hal, mulai sarana prasarana, fasilitas, hingga aspek keamanan penumpang.

"Kami sediakan posko kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang yang 'stand by' selama 24 jam,"

Ada juga posko gabungan dengan TNI-Polri yang juga siaga selama 24 jam nonstop untuk menjaga keamanan dan ketertiban di terminal selama arus mudik dan balik Lebaran.

"(Perangkat, red.) CCTV juga kami pasang di sembilan titik di terminal," katanya.

Dari keamanan sarana angkutan, pihaknya melakukan "ramp check" atau inspeksi keselamatan kendaraan umum yang ada di Terminal Mangkang, Semarang.

Terminal Mangkangjuga bekerja sama dengan pengelola ojek "online" untuk penyediaan transportasi bagi penumpang yang membutuhkan selama 24 jam nonstop.

Ia mengatakan moda transportasi Trans Semarang sebenarnya sudah disiapkan pula untuk membantu akses kendaraan bagi pemudik, tetapi pelayananhanya sampai pukul 23.00 WIB.

"Untuk puncak arus mudik diperkirakan pada 6-7 April 2024, sedangkan arus balik puncaknya kemungkinan tanggal 13-14 April mendatang," kata Reno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.