Polda DIY Sebut Simpang Prambanan Jadi Titik Konsentrasi Arus Mudik Lebaran 2024
Rabu, 03 Apr 2024, 13:38 WIBYOGYAKARTA - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Istimewa Yogyakarta Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan kawasan simpang Prambanan, Sleman, DIY, bakal menjadi titik konsentrasi arus kendaraan mudik Lebaran 2024 di provinsi ini.
Suwondo usai Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2024 di Mapolda DIY, Sleman, Rabu (3/4), menuturkan hal itu menyusul kebijakan pembukaan Tol Yogyakarta-Solo secara fungsional sampai Klaten, Jawa Tengah, selama arus mudik.
"Prambanan karena imbas dari tol yang difungsionalkan itu akan mempercepat proses masuknya (arus kendaraan) ke Yogyakarta," ucap dia.
Karena itu, dari kawasan Prambanan, Polda DIY bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah penunjuk arah jalur alternatif agar pemudik yang hanya ingin melintas tidak perlu memasuki arah Kota Yogyakarta.
Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, pemudik yang masuk ke DIY pada Lebaran 2024 diperkirakan mencapai 11,7 juta orang atau enam persen dari total penduduk yang melakukan perjalanan mudik secara nasional.
"Yang hanya mau melintas silakan melintas tidak masuk tengah-tengah Kota Yogyakarta, itu upaya yang kita lakukan," ujar Suwondo.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, pihaknya telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas mulai dari penerapan contraflow, hingga sistem buka tutup jalur yang bersifat dinamis menyesuaikan kondisi di lapangan.
Menurut dia, rekayasa lalu lintas antara lain diputuskan dengan mengacu basis data jumlah kendaraan maupun orang yang dihitung menggunakan puluhan CCTV berperangkat khusus di sejumlah titik.
"Dari CCTV itu akan ditentukan buka tutup arus lalu lintas, penyalaan lampu merah, lampu hijau dan sebagainya," kata dia.
Berbeda dengan provinsi lainnya, menurut Suwondo, di DIY biasanya muncul dua kali lonjakan arus kendaraan setiap lebaran.
Lonjakan pertama terjadi pada hari kedua lebaran dan lonjakan kedua terjadi beberapa hari sebelum masa arus balik.
"Jadi mereka yang dari luar daerah untuk kembali ke Jakarta mampir dulu ke Yogyakarta atau yang melakukan aglomerasi yaitu sekitaran yang melaksanakan silaturahim ke Yogyakarta atau wisata ke Yogyakarta," tutur dia.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jalan Raya Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Bermotor
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Pascalebaran, Menpar Pastikan Kualitas Layanan Wisata di Bali Tetap Prima
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.