Kemenkes: Kasus DBD Meningkat 3 Kali Lipat Januari-Maret 2024
Senin, 01 Apr 2024, 08:57 WIBJAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi laju kasus Dengue di Indonesia hingga Maret 2024 meningkat hampir tiga kali lipat dari jumlah kasus pada periode yang sama 2023.
"Update minggu ke-12 tahun 2024 jumlah kasus mencapai 43.271 dan kematian 343 jiwa," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes Imran Pambudi dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (31/3).
Pada bulan Maret ini, lanjutnya, terdapat penambahan jumlah kasus berkisar 4.809 lebih kasus dari laporan yang muncul sepekan sebelumnya. Sementara itu laporan laju kasus pada Maret 2023 mencapai 17.434 kasus dengan jumlah kematian 144 jiwa.
Secara terpisah Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane menyebut tren peningkatan kasus Dengue saat ini perlu disikapi dengan upaya mitigasi dari berbagai pihak terkait.
"Sebenarnya kenaikan kasus Dengue telah terjadi sejak November 2023 di beberapa wilayah. Tapi sepertinya kita tidak serius mengendalikannya, sehingga wilayahnya bertambah luas dan kasus terus meningkat," katanya.
Meski tren kasus Dengue akan selesai dengan sendirinya ketika siklus reproduksi nyamuk Aedes aegypti kembali normal, kata Masdalina, bukan berarti situasi yang kini terjadi dibiarkan terjadi sehingga memicu jumlah korban yang tidak sedikit.
"Indikator utama pengendalian wabah itu adalah kasus tidak meningkat dan tidak meluas. Jika kasus dan kematian terus bertambah, itu artinya kita gagal melakukan pengendalian dengan korban tidak sedikit," ujarnya.
Masdalina juga meminta pemerintah daerah (pemda) menaruh fokus pada kejadian Dengue pada masing-masing wilayah, meski di tengah kesibukan mempersiapkan Pilkada.
"Jangan sampai masyarakat yang menanggung akibatnya, karena kesalahan kolektif dari kemampuan mendeteksi dini sampai dengan responsterhadap kejadian ini," katanya.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai menghadiri buka puasa bersama di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/3), mengatakan pihaknya telah memfasilitasi permintaan larvasida hingga insektisida untuk kebutuhan penanggulangan dengue yang kini mengalami tren peningkatan.
"Kami sudah siapkan larvasida untuk mematikan jentik-jentik, kami siapkan insektisida kalau mau di-fogging," katanya.
Dalam kesempatan itu Menkes Budi mengingatkan masyarakat untuk melengkapi penanggulangan Dengue dengan metode pemberantasan sarang nyamuk, minimal dengan menguras genangan air.
Selain itu hal terpenting saat mendapati ada warga yang bergejala untuk segera melakukanrapid testatau dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Direktur Pegadaian Bagikan Cerita Karier kepada Mahasiswa Universitas Andalas
-
Warga Banyumas Mengeluh karena Harga-harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik
-
Dinas Pertanian Aceh Jaya Garap 4.720 Hektare Lahan Rawa untuk Sawah Baru.
-
63 Bendungan Sudah Terbangun, Perlu Dilanjutkan dengan Penguatan Jaringan Irigasi untuk Swasembada Pangan dan Ketahanan Energi
-
Bikin Heboh! Syahrini Kembali ke Panggung Setelah 7 Tahun Menepi
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Papua Barat Kembali Perpanjang Status Darurat
-
Wow! Malaysia Pimpin Grup A FIFA ASEAN CUP Sehabis Sikat Bangladesh 3 Gol Tanpa Balas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.