Inflasi pada Maret 2024 Memanas, Lampaui Target di APBN 2024
Senin, 01 Apr 2024, 14:38 WIBJAKARTA - Inflasi nasional sepanjang Maret 2024 memanas seiring dengan adanya momen Ramadan dan lonjakan harga pangan, terutama beras.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia mengalami inflasi 0,52 persen pada Maret 2024 dibandingkan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan sebelumnya atau month-to-month (mth). Angka itu lebih tinggi dibandingkan catatan inflasi pada Februari lalu sebesar 0,37 persen.
"Terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,58 pada Februari 2024 menjadi 106,13 pada Maret 2024," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Senin (1/4).
Sementara itu, inflasi nasional dibandingkan periode sama tahun lalu atau year on year (yoy) tercatat sebesar 3,05 persen, di atas capaian pada Februari 2024 sebesar 2,75 persen (yoy). Bahkan, angka tersebut melampaui target dalam asumsi makro di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar 2,8 persen.
Secara tahun kalender berjalan atau year to date (ytd) terjadi inflasi sebesar 0,93 persen. Catatan tersebut meningkat dibandingkan capaian pada Februari lalu sebesar 0,41 persen (ytd).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.