Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdag Mataram kenaikan harga telur dipicu permintaan tinggi

📅 Senin, 01 Apr 2024, 16:20 WIB | Oleh:
Disdag Mataram kenaikan harga telur dipicu permintaan tinggi Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Warga membeli telur murah dengan harga Rp50.000-Rp52.000 per 30 butir dalam kegiatan pasar rakyat yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kelurahan Dasan Agung, Selaparang, Senin (1/4-2024).

Mataram - Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, kenaikan harga telur ayam di pasar tradisional yang saat ini mencapai Rp60.000-Rp65.000 per 30 butir dipicu karena permintaan tinggi selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah/2024.

"Karena selain untuk kebutuhan konsumsi, telur juga banyak digunakan untuk membuat kue Lebaran," kata Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida di Mataram, Senin.

Sementara, lanjutnya, produksi telur saat ini berkurang. Hal itu sesuai dengan hasil komunikasi dengan para distributor yang menyebutkan produksi yang biasanya sehari mencapai 80 ribu butir pada satu distributor, kini berkurang hingga 50 persen atau menjadi 40 ribu butir per hari per satu distributor.

"Jadi di sini berlaku hukum pasar yakni permintaan meningkat harga naik," katanya.

Terkait dengan itu, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang signifikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Termasuk Dinas Pertanian untuk berkoordinasi mendatangkan telur dari luar daerah seperti dari Pulau Bali agar kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri bisa terpenuhi.

"Yang perlu kita jaga saat ini adalah stok ketersediaan agar telur tidak kosong di pasar, walaupun harga sedikit naik," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sekarang sedang melaksanakan kegiatan pasar rakyat tambahan selama tiga hari yakni mulai tanggal 1-3 April 2024 di dua lokasi.

Untuk hari ini, Disdag melaksanakan pasar rakyat di Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang, dan pada tanggal 2-3 April 2024, dilaksanakan di Lapangan Rembiga.

"Harga telur di pasar rakyat dijual Rp50.000-Rp52.000 per 30 butir," katanya.

Diharapkan kesempatan pasar rakyat tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja bahan pokok sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Sri menambahkan, tiga kali kegiatan pasar rakyat di awal April ini merupakan permintaan dari warga, setelah sebelumnya dilakukan pada enam kecamatan se-Kota Mataram dari tanggal 19-28 Maret 2024.

Dalam setiap kegiatan pasar rakyat, telur, beras, dan minyak goreng selalu jadi incaran masyarakat karena harga murah di bawah harga pasar.

"Untuk beras Rp10.400 per kilogram di pasar Rp15.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp14.000 per liter sedangkan di pasar Rp17.000-Rp18.000 per liter," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.