Deteksi Dini Stunting, Wapres Ma’ruf Minta Program Timbang Massal Berstandar

Sabtu, 30 Mar 2024, 14:42 WIB

PONTIANAK - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin selaku Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) menekankan agar pelaksanaan penimbangan balita memiliki standar yang sama di semua tempat.

Program penimbangan balita secara massal merupakan langkah deteksi dini stunting yang dilakukan pemerintah untuk mencapai target angka prevalensi stunting 14% pada 2024.

Ket. Foto: Wapres K.H. Ma’ruf Amin meninjau penanganan stunting di salah satu posyandu di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). — Sumber: wapresri.go.id

"Pertama tentu standarnya harus sama, untuk mengukur ini standarnya harus sama. Jangan sampai tidak sama, kemudian nanti [hasilnya] berbeda-beda. Dan yang kedua hasilnya juga harus akurat," tegas Wapres di Pontianak, Rabu (27/3) seperti disiarkan laman resmi Wapres RI.

Wapres juga meminta seluruh petugas penimbangan memiliki pemahaman yang sama. Termasuk para orang tua yang harus rajin memeriksakan balitanya ke Posyandu.

"[Program penimbangan massal] untuk menggerakkan, menyadarkan terutama para ibu tentang pentingnya menjaga kesehatan anak," ujarnya.

Lebin jauh, Wapres mengungkapkan bahwa program penimbangan massal dilakukan dua kali dalam setahun untuk mengukur kondisi tumbuh kembang anak umur 0 sampai dengan 59 bulan. Ia pun mengimbau para orang tua rutin memeriksakan balitanya setiap bulan, bukan hanya saat ada penimbangan missal.

"Kita harapkan tetap melakukan pemeriksaan yang rutin yaitu sebulan sekali. Jadi sebulan sekali itu terus diperiksa seperti di Posyandu," tegasnya.

Pemeriksaan rutin ini sangat penting, kata Wapres, karena hasilnya dapat menjadi bahan monitoring dan evaluasi Puskesmas, terutama terkait keadaan para balita di wilayah pelayanannya.

"Tidak hanya mengikuti yang standar [pemeriksaan] 1 tahun 2 kali, tapi ini juga dapat dilakukan untuk menjadi bagian yang dimonitor oleh Puskesmas daerah setempat, sehingga ukuran-ukuran [tumbuh kembang anak] juga terus [terpantau]," tandasnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.