Berpeluang Melemah
Rabu, 27 Mar 2024, 10:56 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi berbalik melemah, tengah pekan ini, meskipun pelemahannya bersifat terbatas. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat adanya potensi pelemahan rupiah dalam perdagangan, hari ini. Proyeksi itu sejalan dengan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yakni ekspektasi data Board Consumer Confidence pada Maret 2024 ke level 107,0 dari sebelumnya 106,7. Selain itu, data US Durable Goods Orders pada Maret 2024 diperkirakan meningkat 1,0 persen dari sebelumnya kontraksi -6,2 persen.
Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (27/3), bergerak di kisaran 15.775-15.875 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam akhir perdagangan, Selasa (26/3), ditutup menguat terbatas 7 poin atau 0,04 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.793 rupiah per dollar AS. Penguatan itu di tengah prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) yang cukup kuat.
"Prospek ekonomi AS yang cukup kuat, di mana The Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS tahun 2024 dan 2025," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Glenn Victor Bagikan 3 Cara Manfaatkan ChatGPT agar Rutinitas Olahraga Lebih Konsisten
-
ShopeeVIP+ Resmi Diluncurkan, Sekali Langganan Dapat Akses Netflix dan Gratis Ongkir
-
Penonton Persib Dilarang ke Stadion Utama GBK, Kiper Muda Maung Bandung Siap Diturunkan
-
Sequis Shepreneur Rayakan Perjalanan 60 Perempuan Wirausaha
-
Alur Sungai 3.335 Meter Dikeruk! Ini Upaya PU Cegah Gagal Panen di Bengawan Jero
-
Basarnas Mengoptimalkan Semua Kekuatan dalam Pencarian Jurnalis Hilang di Krakatau
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.