Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Masih Tertekan

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 10:32 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Tertekan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (26/3). Sentimen pendorongnya masih terkait dengan ketidakpastian penurunan suku bunga oleh bank sentral AS atau The Fed.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyatakan The Fed mempertahankan suku bunga antara 5,25-5,5 persen dan memproyeksi terdapat tiga kali pemotongan suku bunga pada akhir tahun ini. Namun, Fed juga menuturkan tidak akan melakukan pemangkasan suku bunga sampai mereka yakin inflasi turun secara berkelanjutan menuju target 2 persen.

Menurutnya, ketidakpastian sikap The Fed ini bakal membuat rupiah masih lanjut tertekan. Dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (26/3), bergerak melemah di kisaran 15.780-15.850 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di akhir perdagangan, Senin (25/3) melemah 17 poin atau 0,10 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.800 rupiah per dollar AS. Pelemahan dipengaruhi data ekonomi AS yang solid.

"Data-data perekonomian dan tenaga kerja AS yang rilis Jumat, minggu kemarin masih menunjukkan penguatan," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta, kemarin.

Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur AS menguat ke level 52,5. Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS dari bank sentral AS atau The Fed naik 2,4 persen. Sementara data klaim pengangguran AS turun menjadi 210 ribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.