Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangdam: Selesaikan Masalah KKB dengan Cara yang Benar

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangdam: Selesaikan Masalah KKB dengan Cara yang Benar Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan saat konferensi pers di Denma Mabes TNI, Jakarta, Senin (25/3/2024).

Jakarta - Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menegaskan bahwa pihaknya bakal menyelesaikan masalah Kelompok Kriminal Bersenjata/Kelompok Separatis dan Teroris (KKB/KST) dengan cara-cara yang benar dan sesuai prosedur.

Dia pun menyayangkan adanya kasus tindak kekerasan terhadap seorang yang diduga anggota KKB oleh sejumlah oknum prajurit TNI. Dia menegaskan bahwa TNI tidak pernah membenarkan aksi tersebut.

"Kami terus menyelesaikan permasalahan Papua dengan cara-cara yang benar, dengan pendekatanyang benar. Ada prajurit yang melakukan ini, sangat disayangkan dan ini melanggar hukum," kata Izak saat konferensi pers di Denma Mabes TNI, Jakarta, Senin.

Sejauh ini, menurut dia, prajurit militer yang beroperasi di Papua menerapkan prosedur pelaksanaan tugas untuk menciptakan hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat guna membangun kepercayaan publik di wilayah tersebut, termasuk, melibatkan masyarakat dalam pembangunan di pedalaman.

Selain itu, kata Pangdam, pos-pos militer di wilayahnya juga kerap menjadi pasar bagi masyarakat yang berladang. Prajurit-prajurit penjaga pos pun selalu membeli hasil dari masyarakat tersebut.

"Nah ini sudah terjalin dengan baik, sehingga dengan adanya prajurit yang melakukan pelanggaran ini, menjadi sangat menyayangkan ini terjadi," kata dia.

Di samping itu, menurut dia. pihak TNI bakal melakukan langkah-langkah sesuai dengan kearifan lokal di Papua. Dia pun mengatakan pihaknya akan mengevaluasi demi memastikan bahwa kejadian yang mencoreng nama baik TNI itu tidak akan terulang kembali.

"Sekali lagi, saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas kejadian ini dan saya berjanji ke depan akan meningkatkan pengawasan," kata dia.

Sebelumnya, TNI telah menyelidiki isi video berisi rekaman penganiayaan terhadap seorang pria yang diduga oleh prajurit TNI di Papua. Tayangan itu menampilkan aksi sejumlah pria, salah satunya diduga prajurit, bergantian memukuli dan menganiaya seorang pria yang dalam keadaan terikat dan luka-luka berdiri di dalam drum.

Dalam tayangan itu, salah satu pelaku diduga prajurit TNI karena dia mengenakan kaus yang kemungkinan merujuk pada nama satuan, yaitu Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 300/Brajawijaya. Tulisan "300" yang berwarna kuning keemasan tercetak cukup jelas di bagian dada kaus berwarna hijau khas Angkatan Darat.

Belakangan diketahui bahwa aksi tersebut diduga terjadi pada 3 Februari 2024, tetapi baru muncul ke publik pada 21 Maret 2024. Dari aksi itu, TNI AD menyatakan ada 13 oknum prajurit yang diduga terlibat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.