Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Sam Ratulangi kurangi dampak negatif pada lingkungan

📅 Minggu, 24 Mar 2024, 23:35 WIB | Oleh:
Bandara Sam Ratulangi kurangi dampak negatif pada lingkungan Doc: ANTARA/Nancy L Tigauw.
Ket. Bandara Samrat melakukan aksi mematikan lampu selama 1 jam pada pukul 20:30 Wita sampai dengan 21:30 Wita di terminal Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggu (24/3/2024).

Manado - PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara ikut berpartisipasi mengurangi dampak negatif pada lingkungan dengan melakukan aksi "satu jam untuk bumi".

"Kali ini kami melakukan aksi satu jam untuk bumi di Bandara Sam Ratulangidengan mematikan lampu selama satu jam," kata GM Bandara Sam Ratulangi Maya Damayanti, di Manado, Minggu.

Dia mengatakan Bandara Sam Ratulangi mengadakan acara Earth Hour 60+ di terminal keberangkatan bandara tersebut.

Kegiatan ini merupakan gerakan global yang mengajak komunitas, pebisnis dan pemerintah di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim secara simbolis melalui aksi mematikan lampu selama satu jam pada pukul 20.30 sampai 21.30 Wita di terminal Bandara Sam Ratulangi Manado.

Logo kampanye ini adalah angka "60+", yaitu "60" menit dan "+" yang artinya harapan agar masyarakat dapat melakukan aksi lanjutan setelah 60 menit tersebut.

"Earth Hour sebagai simbol kepedulian kami terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi karbon dan bertujuan juga untuk menunjukkan komitmen dalam mengurangi konsumsi energi dan dampak negatif terhadap lingkungan," ujar Humas Bandara Sam Ratulangi, Yanti Pramono.

Rangkaian aksi sudah dibuka dengan pembagian souvenir kepada penumpang di bandara sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai, bertujuan untuk mendorong pengguna jasa bandara terutama penumpang untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memilih alternatif yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang positif dari pengguna jasa bandara, dengan banyaknya partisipasi dari penumpang yang mendukung gerakan kepedulian terhadap perubahan iklim.

Dengan demikian, Bandara Sam RatulangiManado berharap dapat terus menjadi pelopor dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan dampak perubahan iklim di masa yang akan datang, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.