Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Langkah Ini untuk Tangani Masalah Tawuran

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 06:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Langkah Ini untuk Tangani Masalah Tawuran Doc: ANTARA/HO-Polres Jakut
Ket. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya menerapkan tiga langkah dalam menangani masalah tawuran remaja dan pemuda di daerah setempat pada bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

"Kami lakukan upaya secara lembut, agak keras dan cara keras dengan melakukan penindakan hukum terhadap pelaku ini," kata Kombes Pol Gidion, di Jakarta, Kamis (21/3).

Ia mengatakan upaya lembut yang dilakukan adalah sosialisasi kepada sekolah, kepada orangtua dan warga, agar melarang anak mereka terlibat dalam aksi tawuran.

"Kami dorong agar orangtua dan guru memberikan nasihat kepada anak mereka untuk tidak terlibat aksi tawuran," kata dia lagi.

Namun jika hal tersebut tidak membuat mereka jera melakukan tawuran, maka dilakukan tindakan agak tegas dengan tidak mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi mereka yang terlibat tawuran.

"Ini tentu berdampak pada masa depan mereka, sehingga upaya ini juga bertujuan memberikan efek jera," kata lulusan Akademi Kepolisian 1996 ini pula.

Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur dan Polda Riau ini mengatakan, jika upaya itu tidak membuat jera dan malah membuat aksi tawuran terus terjadi, maka dilakukan tindakan tegas.

Menurut dia, jika senjata tajam itu melukai orang atau bahkan membuat meninggal tentu akan diproses secara hukum.

"Bisa dijerat aksi pidana penganiayaan atau bahkan pembunuhan," katanya lagi.

Selain itu, dirinya melakukan peningkatan kegiatan rutin seperti patroli kepolisian di tengah masyarakat. Kemudian mendirikan posko keamanan bersama dengan masyarakat, sehingga membuat aksi ini dapat dicegah.

"Aksi ini berhasil menekan frekuensi terjadinya tawuran. Sejak tawuran pertama di Koja di awal Ramadhan dan sampai saat ini tidak terjadi lagi, tapi kami terus melakukan upaya-upaya agar ini tidak lagi terjadi kembali," kata dia pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.