Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Rawit Rp70.400/Kg, Telur Ayam Rp29.750/Kg di Kamis Pagi

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Cabai Rawit Rp70.400/Kg, Telur Ayam Rp29.750/Kg di Kamis Pagi Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Cabai merah keriting dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Induk Rau, Serang, Banten.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp70.400 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp29.750 per kg di Kamis pagi.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Kamis (25/6), pukul 08.50 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp51.350 per kg, bawang putih Rp43.450 per kg.

Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.650 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.600 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.300 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.100 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.600 per kg, dan beras kualitas super II Rp17.100 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp54.300 per kg, cabai merah keriting Rp53.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp52.550 per kg.

Kemudian, daging ayam ras segar Rp37.150 per kg, daging sapi kualitas I Rp149.450 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp140.900 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.300 per kg, gula pasir lokal Rp19.100 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.700 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.200 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.350 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Karhutla di TN Gunung Rinja...
Ekonomi
Atasi Sampah, PLN EPI Bangu...
Rona
7 Tahun Hiatus, Syahrini Co...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.