Gerak Cepat, Pemprov Papua Sediakan Pupuk Organik Lokal Bagi Warga
Jumat, 22 Mar 2024, 00:07 WIBJayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat menyediakan pupuk organik lokal bagi masyarakat ataupun petani yang membutuhkan, dengan mendatangi Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) terdekat di Bumi Cenderawasih.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua Samuel Siriwa,di Jayapura, Kamis, mengatakan penggunaan pupuk organik ini memiliki banyak manfaat, salah satunya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menyumbang keseimbangan karbon dalam tanah.
"Jadi penyediaan pupuk organik ini sudah lama diproduksi, namun memang kurang sosialisasi karena jumlah yang masih terbatas," katanya.
Menurut Siriwa, untuk itu pihaknya kini mengajak masyarakat atau petani agar beralih ke pupuk organik guna membantu menciptakan lingkungan optimal untuk pertumbuhan tanaman.
"Untuk itu kini kami mulai memperkenalkan kepada masyarakat yang sedang merawat tanaman di perkarangan rumah ataupun para petani," ujarnya.
Dia menjelaskan produksi tersebut ini ada berbagai macam, yakni pupuk untuk menanam, lalu ada juga merawat dan memperbaiki tanaman yang rusak, sehingga penanganan lebih tepat sasaran dengan begitu tidak perlu takut terkontaminasi dengan bahan kimia karena ini organik.
"Jadi ini bahan bakunya adalah semua tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar, untuk itu diharapkan masyarakat maupun petani yang membutuhkan silakan datang ke UPTD terdekat kami," katanya lagi.
Dia menambahkan, untuk itu kepada masyarakat dapat memanfaatkan pupuk yang telah disediakan pemerintah dengan begitu ikut menjaga kualitas serta kesuburan tanah, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih baik.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PVMBG: Gunung Dukono Kembali Erupsi
-
Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
-
Warga Jepang di Indonesia Diperingatkan: Pelaku Eksploitasi Anak Bisa Diproses Hukum di Dua Negara
-
Survei Ipsos 2026, Berikut Peringkat Bank Digital yang Dipilih oleh Pengguna
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.