Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka, Kapal Tanker Terbalik di Jepang akibatkan Dua Warga Korsel Tewas

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Kapal Tanker Terbalik di Jepang akibatkan Dua Warga Korsel Tewas Doc: Antara/Anadolu Agency
Ket. Ilustrasi kapal terbalik.

Seoul - Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Kamis menyampaikan bahwa dua warga Korsel dipastikan tewas setelah sebuah kapal tanker kimia asal negara itu terbalik di lepas pantai barat Jepang pada Rabu (20/3).

Sebanyak 11 awak berada di kapal Keoyoung Sun ketika kapal itu terbalik di perairan dekat sebuah pulau di lepas kota Shimonoseki di Prefektur Yamaguchi, Jepang pada Rabu.

Awak kapal tersebuttermasuk dua warga negara Korea Selatan, yang juga sebagai kapten kapal, serta delapan warga negara Indonesia dan satu warga China.

Sebelumnya, Penjaga Pantai Jepang mengatakan pada awalnya sebanyak sembilanawak kapal telah diselamatkan dan diangkut ke rumah sakit, tetapi delapan di antaranya meninggal, termasuk satu warga Korsel.

Penjaga pantai telah melakukan operasi penyelamatan untuk mencari dua anggota lainnya yang hilang, termasuk seorang warga Korea Selatan. Namun pada Kamis, seorang pejabat dari kementerian luar negeri Korselmengonfirmasi kematian warga Korea Selatan yang hilang.

"Kementerian, bersama misi diplomatik kami di sana, Penjaga Pantai Korea, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, telah berkomunikasi dengan keluarga (para korban) sejak kejadian tersebut," ujarnya.

Kementerian akan menghormati keinginan keluarga yang ditinggalkan dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk memulangkan jenazah ke rumah atau melaksanakan prosedur pemakaman di Jepang.

Kantor berita Jepang Kyodo, mengutip pejabat penjaga pantai Jepang, juga melaporkan bahwa salah satu dari dua awak kapal yang hilang ditemukan pada Kamis, meskipun rincian kondisi awak kapal tersebut masih belum diketahui.

Awak kapal yang dikonfirmasi masih hidup berasal dari Indonesia dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Adapun kapal tanker itu, yang membawa 980 ton asam akrilat, berangkat dari pelabuhan Himeji di Jepang padaSenin (18/3) dan sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Ulsan di tenggara Korea Selatan.

Namun, kapal tersebut berlabuh di dekat Pulau Mutsure karena gelombang tinggi dan angin kencang.

Kapal pun melakukan panggilan darurat kepada Penjaga Pantai Jepang sekitar pukul 07.00 pagi padaRabu (waktu setempat) dan melaporkan bahwa kapal tersebut miring sebelum terbalik sekitar pukul 08.00 pagi.

Meski tidak ada kebocoran bahan kimia yang terdeteksi, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan akan membentuk satuan tugas untuk memeriksa kemajuan dalam operasi pencarian dan penyelamatan di area kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.