DKPPP Kota Serang Gencar Awasi Kesehatan Hewan Jelang Idul Fitri

Kamis, 21 Mar 2024, 16:20 WIB

SERANG - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Serang menggencarkan pemantauan dan pengawasan kesehatan hewan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Ternak pada DKPPP Kota Serang Handriyan Mungin, di Kota Serang, Banten, Kamis, mengatakan pemantauan dan pengawasan kesehatan hewan ini untuk mengantisipasi penularan penyakit hewan seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) atau cacar sapi, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memudahkan penyebarannya.

"Menjelang Idul Fitri DKPPP telah mengambil langkah awal dengan memastikan kesehatan hewan ternak, khususnya sapi, kambing, dan kerbau di pasar hewan," katanya.

Ket. Foto: Penjual hewan di pasar hewan di lingkungan Trondol, Kota Serang, Banten, Kamis (21/3). — Sumber: ANTARA/Desi Purnama Sari

Ia mengatakan DKPPP juga telah melakukan vaksinasi PMK terhadap hewan sapi kurang lebih sebanyak 300 ekor, yang nantinya akan terus dilanjutkan dan dilakukan pemantauan.

"Kami sudah melakukan vaksinasi PMK terhadap 300 ekor sapi. Dan sejauh ini dipastikan Kota Serang masih bebas dari PMK. Kita juga akan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman," katanya.

Untuk stok sapi, pihaknya mengatakan saat ini memang masih dominan didatangkan dari Pulau Jawa, Bali, hingga NTB dan sapi impor dari Australia.

"Karena sapi lokal belum bisa memenuhi kebutuhan di Kota Serang. Biasanya kita ambil dari Jawa, Bali dan NTB, untuk sapi Australia ini tentu ukuran sapinya lebih besar dibandingkan sapi dari wilayah dalam negeri," katanya.

Sementara itu, pihaknya mengatakan untuk permintaan daging sapi dan kerbau di pasar hewan dan rumah potong hewan di lingkungan Trondol Kota Serang pada momen Ramadhan ini meningkat dari hari biasanya.

"Kalau untuk kebutuhan sehari-hari normalnya kurang lebih 20 ekor. Tapi sekarang ini karena Ramadhan dan menjelang Idul Fitri jadi bisa lebih dari 50 atau 100 ekor per hari," ujarnya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.