Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Berantas Pungli ke Calon Tenaga Kerja

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 06:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Berantas Pungli ke Calon Tenaga Kerja Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Apindo Kabupaten Sukabumi Sudarno Rais.

Sukabumi - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berkomitmen dan siap mendukung Pemkab Sukabumi serta kepolisian untuk memberantas berbagai macam bentuk pungutan liar (pungli) kepada calon tenaga kerja.

"Kami siap membantu agar tidak ada lagi ditemukan kasus dugaan pungli terhadap calon tenaga kerja saat penerimaan karyawan baru dan kami pastikan Apindo Kabupaten Sukabumi berkomitmen lawan dan berantas pungli," kata Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Apindo Kabupaten Sukabumi Sudarno Rais di Sukabumi, Selasa.

Menurut Sudarmo, kasus pungli saat penerimaan tenaga kerja baru diduga dilakukan oleh oknum dan dampak pungli bisa mempengaruhi dunia bisnis dan investasi di Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, pihaknya telah duduk bareng dengan Pemkab Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi untuk berkomitmen memberantas segala macam pungli.

Apindo Kabupaten Sukabumi memastikan oknum pelaku pungli yang terungkap akan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian agar diproses secara hukum yang berlaku.

Kasus pungli ini tidak hanya merugikan calon tenaga kerja, tetapi para pengusaha pun akan mendapatkan imbasnya. Dampak lainnya, investor bisa saja meninggalkan Kabupaten Sukabumi untuk pindah ke daerah lain.

"Siapapun yang melakukan pungli harus ditindak tegas serta harus mendapatkan efek jera agar pelaku pungli bisa diberantas dan mendapatkan hukuman yang setimpal.

Di sisi lain, Sudarmo mengungkapkan pungli yang terjadi di dua perusahaan besar di Kabupaten Sukabumi dilakukan oleh orang luar , bahkan aksinya terstruktur dan sistematis, sehingga perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.