Terobosan Cerdas, Pemkab Kediri Gandeng PLN Kembangkan Program Listrik Masuk Sawah

Selasa, 19 Mar 2024, 00:06 WIB

Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menggandeng jajaran PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Kediri dalam program pengembangan listrik masuk sawah di wilayah Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan memasuki kemarau, kebutuhan air untuk pertanian ini sangat tinggi. Melalui program listrik masuk sawah itu, peran PLN sangat dinantikan.

"Kabupaten Kediri hari ini sedang berupaya menjaga ketahanan pangan. Walaupun bicara ketahanan pangan ini mata rantainya panjang sekali dan salah satunya PLN memiliki bagian sangat krusial," katanya di Kediri, Senin.

Ia menambahkan, dalam beberapa kunjungannya, masyarakat banyak yang menanyakan soal listrik bagi pertanian yakni untuk operasionalsumur pompa submersibleguna pemenuhan kebutuhan air.

Menurut dia, dukungan PLN dalam program listrik masuk sawah tersebut bisa dilakukan dengan percepatan pemasangan jaringan baru, keringanan biaya pemasangan dan tarif listrik untuk pertanian.

Ia menegaskan, program ketahanan pangan saat ini memang menjadi fokus dari pemerintah kabupaten, sehingga sangat tepat dengan program listrik masuk sawah itu.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kediri juga melakukan pemetaan kawasan baik secara spasial maupun koordinat lokasi-lokasi yang akan digunakan pemasangan jaringan listrik baru, baik itu untuk sumur air tanah ataupun kegiatan pendukung pertanian di lapangan.

Hasil pemetaan itu nantinya akan diserahkan kepada PLN untuk nantinya dipelajari dan ditindaklanjuti dengan survei ke lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri Anang Widodo menambahkan untuk pengembangan program tersebut, pihaknya mengaku fokus untuk lahan dengan indeks pertanaman (IP) satu kali atau dua kali dalam satu tahun. Harapannya pada lahan itu, IP dapat ditingkatkan.

"Kami berusaha memetakan daerah yang krisis masuk skala prioritas, ini kelompok bukan perorangan. Secara koordinat yang IP 1, IP 2 titiknya mana saja, nanti kami serahkan teknis ke PLN," kata Anang.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Kediri Deny Setiawan mengatakan pihaknya siap mendukung penuh program dari Pemerintah Kabupaten Kediri dalam program listrik masuk sawah itu.

PLN UP3 Kediri, menurut Deny, siap mendukung dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menyukseskan program listrik masuk sawah.

"Kami akanall outuntuk pelayanan kelistrikan mendukung program pemerintah daerah," kata Deny.

Deny menambahkan untuk biaya pemasangan listrik dipastikan lebih murah. Pelanggan hanya dikenakan biaya penyambungan, sedang untuk beton tiang listrik tidak dibebankan kepada pelanggan.

Adapun untuk tarif listrik nantinya akan menggunakan tarif bisnis yang jauh lebih murah dibandingkan tarif rumah tangga.

Deny menambahkan pihaknya juga perlu melakukan survei ke lapangan. Survei itu untuk memastikan faktor keselamatan dari pemasangan jaringan listrik itu.

Beberapa hal perlu diperhatikan seperti lokasi pemasangan tiang termasuk keamanan kondisi kontur tanah. Struktur yang gembur menjadi perhatian tersendiri, sebab rawan tiang PLN roboh.

"Permohonan dari warga akan kami survei, kira-kira ada tidak tempat untuk pemasangan tiang ini, kontur tanah juga kita lihat," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.