Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Mulai Siapkan Angkot Listrik

📅 Senin, 18 Mar 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Mulai Siapkan Angkot Listrik Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Kadishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra.

BOGOR - Pelan-pelan Kota Bogor akan beralih ke angkutan kota (angkot) berjenis listrik. Untuk sementara, dalam rangka uji coba akan disiapkan lima angkot listrik. Uji coba berlaku selama enam bulan dengan rute Cidangiang-Suryakencana.

Kadishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra, Sabtu, mengatakan secara teknis masih dalam proses melengkapi charging station atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), dan sistem Tap on Bus (TOB).

Seharusnya, lima angkot listrik ini sudah mulai mengaspal 15 Maret. Hanya, kata Marse, peluncurannya harus ditunda karena masih ada persiapan secara teknis.

"Persiapakannya masih on progress. Jadi secara teknis, ditunda dulu. Ini demi kelengkapan operasi," kata Marse. Lebih jauh Marse menjelaskan, sistem pembayaran angkot listrik menggunakan TOB atau kartu berbasis pembayaran elektronik seperti Biskita Transpakuan. Tarif angkot listrik ini sebesar 5 ribu selama masa uji coba.

Menurutnya, angkot listrik akan mengisi rute Biskita Trasnspakuan Koridor 3 yang belum terealisasi. Sebab Jalan Suryakencana tidak memungkinkan untuk dilalui bus. "Ada lima unit untuk melayani Cidangiang, Suryakencana, Bondongan, Empang, kembali Cidangiang," jelasnya.

Marse menjelaskan, charging station untuk lima angkot listrik akan dibuat khusus sehingga kendaraan listrik lain tidak bisa mengisi daya di sini. Hanya, kata Marse, belum diputuskan lokasi charging station. Dishub pun masih berkoordinasi dengan PLN.

"Hanya akan ada satu charging untuk lima angkot," ujarnya. Sedangkan untuk SPKLU sudah ada empat di Kota Bogor. Marse menyebut, nantinya ada 10 sopir untuk angkot listrik. Jadi, satu angkot memiliki dua sopir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.